Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDATI langkah mantan petenis peringkat satu dunia Andy Murray terhenti di putaran pertama grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka, Selasa (31/8) WIB. Tetapi penampilan Murray di Arthur Ashe Stadium membuktikan bahwa permainan petenis Britania Raya itu masih pantas untuk diperhitungkan.
Menghadapi petenis peringkat tiga dunia Stefanos Tsitsipas di putaran pertama AS Terbuka, Murray menunjukkan semangat juang tinggi pada pertandingan tersebut dengan melakoni pertandingan selama 4 jam 48 menit dengan skor akhir 6-2, 6-7(7/9), 6-3, 3-6, 4-6.
Belum pernah merebut gelar juara setelah kembali ke lapangan tenis profesional sejak pulih dari cedera Panggul, Murray yang saat ini menduduki peringkat 112 dunia itu mengatakan penampilanya melawan Tsitsipas membuktikan kepada semua orang bahwa dia masih mampu bersaing dengan petenis top dunia.
"Saya sudah banyak mengatakan selama beberapa bulan terakhir bahwa saya masih mampu memainkan tenis dengan baik. Saya hanya perlu menghabiskan lebih banyak waktu di Lapangan, dan mendapatkan kesempatan untuk bermain melawan petenis-petenis hebat," ucap Murray dikutip dari ATPtour, Selasa (31/8).
"Saya kira penampilan saya hari ini membuktikan beberapa hal tentang level tenis saya. Jelas saya tidak memenangkan pertandingan tapi saya pikir saya melakukannya dengan sangat baik," imbuhnya.
Dalam pertandingan set pertama permainan berkualitas tinggi langsung ditampilkan Murray. Mendikte permainan dengan groundstrike agresifnya, Murray berhasil membuat Tsitsipas kesulitan dan langsung memimpin 4-1 sebelum akhirnya menyelesaikan pertandingan set pertama dengan skor 6-2.
Gagal merebut kemenangan set kedua, Murray dengan cepat memanfaatkan momentum di set ketiga untuk unggul 3-0. Tsitsipas sempat berupaya bangkit mengejar ketertinggalan namun Murray tak membirkannya dan langsung tancap gas untuk merebut set ketiga 6-3.
Permainan itu mengingatkan gaya lama Murray di mana petenis berusia 34 tahun itu tampil agresif di set pertama untuk merebut kemenangan, lalu kehilangan set kedua dengan tie-break dan kembali memimpin di set ketiga dengan kokoh.
"Secara fisik saya melakukannya dengan cukup baik, tentu saya berharap untuk meningkatkannya dengan lebih baik lagi. Secara keseluruhan saya melakukannya dengan baik, meskipun tentu saya kecewa harus kalah," terangnya.
Kekalahan Ini menandakan pertama kalinya Murray terhenti di putaran pertama AS Terbuka dalam 15 pertandingannya di New York. Juara AS Terbuka tahun 2012 itu mengatakan kondisi sepatunya yang basah membuat dia tampil kurang maksimal pada dua set terakhir.
"Sepatu menjadi sangat basah dengan kondisi New York yang lembab membuat di akhir set saya sedikit kehilangan keseimbangan. Tapi saya kira ini menjadi pelajaran untuk pertandingan di masa depan dan meastikan itu tidak terjadi lagi," terangnya. (ATPtour/OL-13)
Baca Juga: Karena Masalah Visa, Pliskova tidak Didampingi Pelatih di AS Terbuka
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved