Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Serbia Dusan Lajovic akan memulai musim 2021 dengan bertanding membela negaranya di Piala ATP 2021. Dia bergabung ke dalam tim yang berisi petenis nomor satu dunia Novak Djokovic dan petenis Serbia lainnya, yakni Filip Krajinovic, Nikola Cacic, dan Viktor Troicki. Dusan mengaku tak sabar untuk kembali metebut gelar Juara Piala ATP Cup 2021.
Mampu membawa Serbia merebut kemenangan pada Piala ATP 2020, Lajovic menyebutkan dirinya sangat senang dan bersemangat untuk kembali bertanding membela Serbia di kejuaraan Piala ATP.
"Secara pribadi, saya pikir itu adalah salah satu acara terbesar yang saya ikuti. terutama saat kami memenangkan gelar (tahun lalu), itu adalah pengalaman luar biasa dan sangat emosional," ucap Lajovic, di kutip dari laman resmi ATP Cup, Rabu (27/1).
Baca juga: Serbia Juara Piala ATP Perdana
"Disisi lain, menjadi bagian dari tim yang merupakan teman-teman saya di luar lapangan merupakan hal yang sangat menyenangkan. Dan itu cukup membawa emosi dalam kebersamaan di ajang yang tidak bersifat individu," imbuhnya.
Akan memulai pertandingan pada 2 Februari 2021 dengan melawan tim Kanada, Lajovic menyebutkan dirinya akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya, karena menurutnya hal ini adalah suatu kehormatan yang langka untuk dapat membela Serbia di turnamen beregu. (R-3)
Hasil drawing play-off 16 besar Liga Europa 2025/2026. Nottingham Forest vs Fenerbahce, Bologna vs Brann. Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk (Lille) akan melawan Crvena Zvezda.
Satu orang terluka dalam penembakan di kamp pro-pemerintah Serbia. Presiden Aleksandar Vucic menyebut insiden itu sebagai serangan teroris.
Polisi Serbia menuduh para tersangka menghasut kebencian di Prancis dan Jerman, dan menyebutkan keterlibatan dinas intelijen asing, kata pihak berwenang.
Bentrok antar kelompok pro dan anti-pemerintahan pecah di Serbia. Polisi mengamankan puluhan orang.
Film ini membongkar tragedi ilmiah yang terjadi di Institut Nuklir Vinca, Yugoslavia, tahun 1958. Ketika itu sekelompok ilmuwan terkena paparan radiasi mematikan dalam proyek rahasia negara.
Presiden Serbia Aleksandar Vucic memutuskan untuk menghentikan penjualan amunisi ke Israel. Langkah itu dilakukan menyusul semakin panasnya konflik Iran vs Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved