Selasa 08 Desember 2020, 06:24 WIB

IOC Larang Presiden Belarus Hadiri Olimpiade

Mediaindonesia.com | Olahraga
IOC Larang Presiden Belarus Hadiri Olimpiade

Sergei SHELEG / BELTA / AFP
Presiden Belarus Alexander Lukashenko (kiri) menjabat tangan kepada Kepala Polisi Minsk Mikhail Grib, Jumat (30/10/2020).

 

PRESIDEN Belarus Alexander Lukashenko dilarang menghadiri Olimpiade sebagai ketua dari Komite Olimpiade Nasional negaranya sebagai bagian sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Olimpiade Internasional (OIC) pada Senin (7/12). IOC menjatuhkan sanksi kepada dua ofisial lainnya di NOC Belarus, termasuk putra Lukashenko, Victor yang menjabat sebagai wakil presiden pertama dari badan Olimpiade nasional tersebut.
  
Belarus negara berpenduduk 9,5 juta yang dipandang Rusia sebagai wilayah penyangga keamanan melawan NATO, telah diguncang arus protes besar-besaran sejak 9 Agustus terkait pemilihan presiden yang diklaim dimenangi oleh Lukashenko. Lawan politiknya menuduh terjadinya kecurangan dalam pemungutan suara itu dan ingin dia mundur. Atlet-atlet Belarus telah menyurati IOC menuntut tindakan segera dan menyebut adanya diskriminasi dan penahanan beralasan politis yang dilakukan otoritas setempat.
  
"IOC telah mengambil kesimpulan bahwa tampaknya kepemimpinan saat ini tidak melindungi para atlet Belarusia dengan layak dari diskriminasi politis dalam NOC, anggota federasi mereka atau gerakan olahraga," kata Presiden IOC Thomas Bach.
  
"Ini berlawanan dengan prinsip-prinsip fundamental dari Piagam Olimpiade oleh karena itu sangat mempengaruhi reputasi dari gerakan Olimpiade," kata dia, seraya menambahkan keputusan itu bersifat provisional.
  
IOC juga membekukan pembayaran kepada NOC Belarus sedangkan beasiswa bagi para atlet untuk persiapan ke Olimpiade akan langsung diberikan kepada mereka. Setiap rencana menggelar ajang olahraga di Belarus juga harus ditangguhkan oleh semua federasi internasional. Belarus dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Hoki Es 2021.

baca juga: Pelatnas PASI Persiapkan Atlet untuk ke Jepang
  
Lukashenko, yang telah memegang tampuk pimpinan negara selama 26 tahun, telah mengabaikan protes yang terjadi dan mengatakan mereka disponsori oleh Barat. Dia juga tidak menunjukkan keinginan untuk membuka dialog dengan oposisi. Tokyo akan menggelar Olimpiade musim panas tahun depan sedangkan Beijing menjadi tuan rumah pesta olahraga musim dingin sedunia pada 2022. (Ant/OL-3)

Baca Juga

Dok. PBSI

Minions Tekuk Juara Olimpiade 2020 Tokyo di Laga Perdana BWF World Tour Finals 

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:36 WIB
Bertanding di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Rabu (1/12), Marcus/Kevin menang dua gim langsung atas wakil Taiwan itu...
DOK IST

Sinergi Jadi Kunci Kesuksesan DBON

👤Budi Ernanto 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:26 WIB
Dalam upaya meningkatkan kapasitas olahraga prestasi, elemen-elemen yang terlibat di dalamnya masih kerap jalan...
DOK IST

Media Berperan Penting dalam Sosialisasi DBON

👤Budi Ernanto 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:21 WIB
Diharapkan masyarakat bisa lebih memahami pentingnya budaya olahraga dalam kehidupan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya