Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton, Kamis (26/11), menyerukan agar Formula 1 mengambil langkah yang tegas mengenai masalah hak asasi manusia di negara-negara yang menjadi venue balapan jet darat itu.
Berbicara menjelang GP Bahrain, akhir pekan ini, Hamilton mengatakan dirinya ingin melihat perubahan kebijakan di tubuh Formula 1.
GP Bahrain batal digelar pada 2011 seiring digerlanya demonstrasi Arab Spring.
Baca juga: Bos Haas Puji Performa Tim pada Musim ini
"Masalah HAM di sejumlah tempat yang kami datangi adalah masalah besar yang terus terjadi," kata Hamilton.
"Saya rasa, tahun ini, memperlihatkan bahwa bukan hanya kita, namun olahraga secara keseluruhan, bisa menggunakan pengaruhnya untuk mendesak terjadinya perubahan."
"Kita, kemungkinan besar, adalah satu-satunya cabang olahraga yang melakukan perjalanan ke banyak negara. Karenanya. kita harus berbuat lebih," imbuhnya.
Pembalap Mercedes itu mengaku dirinya menerima surat dari 17 organisasi, termasuk Insitut HAM dan Demokrasi Bahrain (BIRD).
BIRD mengatakan surat itu mendesak Formula 1 untuk mencari keadilan untuk korban pelanggaran HAM terkait GP Bahrain, melindungi hak demonstran, dan memastikan HAM para pekerja Formula 1 dilindungi seiring memburuknya kondisi perlindungan HAM di Bahrain.
Hamilton mengaku dirinya belum sempat membaca dengan tuntas surat yang diterimanya itu.
"Saya harus mengambil waktu, dalam beberapa hari ke depan, untuk membaca dengan seksama surat itu," tegas Hamilton.
Hamilton menjadi pendukung kesetaraan, kesejajaran, dan HAM dalam beberapa tahun terakhir. (AFP/OL-1)
Tujuh anggota timnas putri Iran memutuskan menetap di Australia karena alasan keamanan, sementara pemain lainnya pulang di bawah bayang-bayang ancaman.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved