Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMBALAP Yamaha Maverick Vinales mengakui musim MotoGP 2020 adalah musim terburuk dalam kariernya.
Absennya juara dunia MotoGP 2019 Marc Marquez hampir di seluruh balapan di musim 2020, Vinales digadang-gadang sebagai calon kuat juara dunia setelah musim lalu harus puas keluar sebagai peringkat ketiga klasemen.
Namun, nyatanya, Vinales harus puas menempati posisi keenam di klasemen pada musim ini dan hanya sekali meraih podium puncak di GP Emilia Romagna, berbanding jauh dengan musim lalu yang meraih 7 podium.
Baca juga: Kekecewaan Jadi Inspirasi Morbidelli Raih Runner-up MotoGP 2020
"Musim ini benar-benar bencana, musim terburuk dalam karier saya. Sulit untuk diterima, tapi sekarang saatnya pulang dan berusaha tetap tenang," ucap Vinales, usai balapan seri terakhir di Sirkuit Internasional Algerve, Portugal, Minggu (22/11) waktu setempat.
Pembalap Spanyol itu mengkritik tunggangannya M1 2020, dengan mengatakan sebelum balapan seri terakhir bahwa dia tidak mungkin membidik kemenangan dengan motornya saat ini.
Mengakhiri perjalanan musim 2020 dengan finis di urutan ke-11, Vinales mengatakan setidaknya masih ada yang dapat ia banggakan setelah musim 2020 yang buruk.
"Setidaknya satu yang positif dimana saya memenangkan satu kejuaraan pada musim ini," sebutnya. (MotorSport/OL-1)
Bagi Pol Espargaro, kesempatan ini sekaligus menjadi ujian berbeda setelah sebelumnya menjalani serangkaian tes di Balaton Park.
Marquez unggul cukup meyakinkan atas Maverick Vinales.
Marco Bezzecchi dan Maverick Vinales menjadi yang tercepat di hari pertama seri kesembilan MotoGP 2025 di GP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (20/6).
PEMBALAP Maverick Vinales terus berproses dengan memberikan kepercayaan kepada timnya saat ini.
Bastianini dan Vinales adalah rekrutan baru keluarga KTM, tetapi mereka membawa banyak pengalaman, pengetahuan, dan potensi ke dalam tim.
Maverick Vinales merupakan pembalap pertama di era modern MotoGP yang menang bersama tiga pabrikan berbeda, yaitu Suzuki, Yamaha, dan Aprilia.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved