Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Panjat Tebing Indonesia (FPTI) ngotot untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia 2020 yang seharusnya digelar di Jepang, Mei mendatang. Namun, karena Jepang tengah dilanda wabah korona, ajang tersebut ditunda. Kejuaraan itu menjadi satu-satunya peluang bagi tim panjat tebing Indonesia yang ingin mengirim wakilnya ke Olimpiade 2020 yang juga akan diadakan di 'Negeri Sakura'.
Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, mengatakan Indonesia kemudian mengirim surat ke Federasi Panjat Tebing Asia (IFSC) untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah menggantikan Jepang.
"Kami kirim surat pada 6 Maret. Kalau Indonesia jadi tuan rumah, kans atlet Indonesia ke Olimpiade masih terbuka," kata Yenny di Jakarta, kemarin.
Yenny mengatakan, Indonesia berpeluang untuk menjadi tuan rumah lantaran didukung beberapa negara Asia Tenggara. Pemenang dari kejuaraan itu dipastikan mendapat tiket ke Olimpiade.
"Banyak negara Asia Tenggara mendukung kami. Tapi, Korea Selatan menginginkan kejuaraan itu dibatalkan. Kalau batal, peluang dia di Olimpiade besar," kata Yenny.
Untuk persiapan Olimpiade, FPTI, kemarin, juga menerima bantuan anggaran latihan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp6,95 miliar. Selain FPTI, yang juga menerima anggaran ialah Persatuan Selancar Ombak Indonesia dengan nominal sebesar Rp6,1 miliar.
Selain untuk dua cabang tersebut, Kemenpora juga memberikan Rp45 miliar untuk Komite Paralimpiade Indonesia (NPCI) sebesar Rp75,3 miliar. Jumlah tersebut akan dipakai untuk persiapan menuju ASEAN Para Games 2020 dan Paralimpiade 2020.
"Karena ini menyangkut uang negara, hati-hati betul dalam penyalurannya," ujar Menpora Zainudin Amali yang menyerahkan bantuan anggaran itu kepada tiap-tiap induk cabang dan NPCI.
Zainudin menegaskan, penggunaan dana tersebut harus sesuai dengan rincian proposal yang diajukan. Berkaca dari tahun lalu, ada ketidaksesuaian dalam laporan yang diberikan induk cabang dengan dana yang telah mereka terima.
"Kami meminta NPCI dan induk cabang, anggarannya harus dilakukan sesuai MoU. Karena kalau ada temuan dari BPK, itu jadi kerugian bagi Kemenpora karena akan ada hal-hal lain yang tersandera jika belum diselesaikan," jelasnya. (Mal/R-3)
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Ardana Cikal Damarwulan, yang menjalani debutnya di SEA Games 2025, langsung mengejutkan publik dengan mendulang medali emas di nomor lead putra.
Tambahan dua emas tersebut membuat perolehan medali Indonesia kini menjadi 20 emas, 28 perak, dan 24 perunggu.
Untuk SEA Games, mayoritas atlet panjat tebing yang diturunkan adalah pemanjat muda, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan penyelenggara.
Panjat tebing menjadi salah satu cabang yang akan mengandalkan atlet junior.
Atlet muda akan diprioritaskan untuk mengikuti SEA Games 2025 sebagai upaya regenerasi dan peningkatan pengalaman atlet panjat tebing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved