Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUARAAN Panahan Dunia di Tiongkok yang masuk dalam babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, rencananya tetap digelar.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Asosiasi Panahan Dunia, Tom Dielen, saat menanggapi penyebaran virus korona di Tiongkok. Mengingat, gelaran terbesar panahan itu akan digelar di Shanghai, Tiongkok.
Saat ini, virus korona masih menjadi perhatian dunia, terutama negara di kawasan Asia. Kondisi tersebut bahkan membuat sejumlah ajang kualifikasi di Tiongkok, bagian Olimpiade Tokyo 2020, harus dibatalkan. Namun, Asosiasi Panahan Dunia belum membatalkan Kejuaraan Panahan Dunia 2020. Padahal, virus korona sudah menelan korban ratusan jiwa.
Baca juga: Indonesia Bersiap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032
Lebih lanjut, Dielen menekankan pihaknya mempercayai informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dielen menyebut Asosiasi Panahan Dunia tidak memiliki alasan untuk menunda kejuaraan tersebut.
"Asosiasi Panahan Dunia, Asosiasi Panahan Tiongkok dan penyelenggara Piala Dunia Panahan 2020 Seri Shanghai memantau perkembangan virus korona di Tiongkok," ujar Dielen.
"Berdasarkan informasi dari WHO, kami meyakini situasi tersebut akan selesai sebelum kompetisi berlangsung di Shanghai pada Mei mendatang. Saat ini, kami tidak memiliki alasan untuk menunda atau membatalkan turnamen itu," imbuhnya.
Kejuaraan Dunia Panahan 2020 akan berlangsung di Guatemala pada April mendatang. Seri selanjutnya berlangsung di Shanghai pada Mei, sebelum ditutup di Berlin sekaligus kualifikasi final Olimpiade 2020.(Worldarchery/OL-11)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved