Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPENGURUSAN PP Pordasi memang sudah berakhir dan kini dalam masa perpanjangan hingga Januari 2020. Seiring dengan perpanjangan itu dan berdasarkan hasil Rakernas pada Agustus tahun ini, telah terbentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon ketua umum Pordasi masa bakti 2020-2024.
Rencananya, pemilihan akan dilaksanakan pada saat Munas Pordasi XIII, akhir Januari 2020 di Bandung, Jawa Barat.
TPP calon ketua umum Pordasi yang diketuai Alex Asmasoebrata dan beranggotakan sembilan orang itu, telah membuka pendaftaran sejak 19 November kemarin.
Setelah pendaftaran dibuka hingga sebulan lebih, baru pada 26 Desember hadir seorang bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum, yakni Triwatty Marciano yang datang langsung ke Sekretariat Pordasi di Plaza Pondok Indah, Margaguna Raya, Jakarta Selatan.
Triwattyyang akrab disapa Watty datang dengan membawa dokumen lengkap sebagai syarat pendaftaran dan satu persatu persyaratannya diterima langsung oleh TPP. Hadir pada saat itu Alex dan sekretaris Jupri.
Alex sebagai ketua pun berharap tak hanya Watty yang mencalonkan diri. Batas akhir penutupan pendaftaran sendiri adalah 3 Januari 2020, pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Pordasi Cari Nakhoda Baru
"Artinya, jika batas waktu itu berlalu, kami tak dapat lagi menerima berkas pendaftaran dari bakal calon yang ingin mendaftar," kata Alex di Jakarta, Senin (30/12).
Menurut Alex setelah batas waktu itu, TPP akan melakukan verivikasi akhir sebelum nantinya diumumkan hasilnya menjelang Munas.
TPP pun sangat berharap kontestasi nanti dapat berjalan dengan fair dan objektif.
"Tantangan ke depan tentu tak mudah, tapi bila seluruh jajaran Pordasi dari pusat hingga daerah bisa solid, tentu akan dilalui dengan mudah demi tercapainya peningkatan prestasi olahraga berkuda di tingkat nasional dan internasional," ucap Alex diamini perwakilan dari KONI Pusat, Widodo Edi Sektianto. (R-3)
Fortis dibuat sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung olahraga berkuda. Sebab, saat ini olahraga itu sangat digandrungi masyarakat.
Tim Equestrian Indonesia akhirnya berhasil menyumbangkan medali emas pertama dari cabang olahraga berkuda di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Tim HBA Indonesia berhasil meraih 1 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Atlet DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih, tampil gemilang pada Kejuaraan Berkuda Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden di The Hub Indonesia, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Tantangan meraih triple crown cukup berat karena kuda harus bersaing dalam lintasan berjarak jauh dengan tingkat kompetisi yang tinggi.
Sarga Land akan membangun kompleks pacuan kuda seluas kurang lebih 9,2 hektar di Jakarta International Equestrian Park Pulomas atau JIEPP yang dikelola oleh PT Pulo Mas Jaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved