Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Swiss tidak pernah menjadi juara Grand Slam sejak Martina Hingis menjadi juara Australia Terbuka pada 1999. Kini, Belinda Bencic bertekad mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama dua dekade itu.
Selain itu, setelah Roger Federer dan Stan Wawrinka tersingkir di babak perempat final, Bencic menjadi satu-satunya harapan Swiss meraih gelar di Amerika Serikat (AS) Terbuka.
"Ini bukan hal bagus. Saya tidak senang dengan ini. Saya terkejut dengan kekalahan mereka berdua," ujar Bencic.
"Akan lebih menyenangkan jika kedua berhasil mencapai semifinal. Namun, saya senang bisa mewakili mereka dan berharap tidak mengecewakan," imbuhnya.
Baca juga: Bencic Melaju ke Semifinal AS Terbuka
AS Terbuka kali ini merupakan turnamen Grand Slam ke-83 sejak Hingis meraih gelar Grand Slam kelima dan terakhirnya.
Di semifinal AS Terbuka, Bencic akan berhadapan dengan remaja Kanada unggulan 15 Bianca Andreescu.
Ini juga merupakan kali pertama Andresscu mencapai semifinal Grand Slam. Andreescu berusaha menjadi petenis Kanada yang menjadi juara Grand Slam. (AFP/OL-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved