Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SERENA Williams akan memulai kiprahnya dalam upaya meraih gelar ketujuh di Amerika Serikat (AS) Terbuka dengan melawan musuh bebuyutannya Maria Sharapova. Hal itu terungkap dalam drawing yang dilakukan pada Kamis (22/8).
Williams lebih unggul dalam pertemuan melawan Sharapova dengan memenangkan 19 dari 21 pertemuan mereka.
Williams yang merupakan unggulan kedelapan tengah berusaha menyamai rekor 24 gelar Grand Slam yang dipegang Margaret Court. Petenis AS itu kini telah mengantingi 23 gelar Grand Slam.
Baca juga: Murray Kembali Berlaga di Level Challenger
Petenis berusia 37 tahun itu gagal menang di tiga final Grand Slamnya termasuk kekalahan dari Simona Halep di Wimbledon pada bulan lalu dan di laga final AS Terbuka pada tahun lalu melawan Naomi Osaka.
Williams berada di sisi yang sama dengan unggulan kedua asal Australia Ashleigh Barty, Jawara Prancis Terbuka itu akan mengawali kiprahnya di AS Terbuka dengan melawan petenis Kazakhstan Zarina Diyas.
Adapun unggulan teratas Osaka akan berhadapan dengan petenis Rusia Anna Blinkova. (AFP/OL-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved