Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Selandia Baru Michael Venus yang tersingkir dari ganda putra Wimbledon, Kamis (11/7) waktu setempat, menggelar jumpa media pascapertandingan sambil memangku putrinya yang masih berumur sembilan bulan.
Petenis berusia 31 tahun itu membawa serta bayinya yang bernama Lila Grace ke media center untuk memberi kesempatan tunangannya, Sally, beristirahat setelah tersingkir dalam duel tiga jam di Centre Court.
Dia sibuk menjawab pertanyaan wartawan sambil memangku anaknya itu.
Venus dan partnernya Raven Klaasen dari Afrika Selatan kalah pada babak semifinal dari pasangan Kolombia Juan Sebastian Cabal dan Robert Farah, 6-4, 6-7 (4/7), 7-6 (7/2), dan 6-4.
Pasangan Selandia Baru-Afrika Selatan ini adalah runner-up Wimbledon 12 bulan lalu.
Baca juga: Pertarungan Gengsi Dua Raja
Klaasen memerlukan penanganan medis setelah kepalanya terpukul bola pengembalian servis Farah.
Begitu darah mengucur, Farah bergegas menyeberangi net untuk menenangkan si petenis Afrika Selatan dan meminta maaf.
"Saya bilang dia untuk tegar," canda Venus, sang juara Prancis Terbuka 2017 bersama mitranya saat itu Ryan Harrison.
Menurut Venus, Klaasen mengaku baik-baik saja setelah berdarah karena terkena bola tenis itu. Tapi dalam gaya masih berseloroh, "Dia tampaknya menyalahkan saya karena tak memukul bola."
Cabal dan Farah akan menghadapi Nicolas Mahut dan Edouard Roger-Vasselin di laga final.
Mahut dan Roger-Vasselin dari Prancis mengalahkan Ivan Dodig dan Filip Polasek 6-2, 7-6 (9/7), dan 7-6 (7/2) di laga semifinal. (OL-2)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved