Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAIH tiga gelar Grand Slam Stan Wawrinka tersingkir dari Wimbledon, Rabu (3/7), setelah menyerah lewat pertarungan lima set melawan petenis jangkung Reilly Opelka.
Wawrinka yang sukses tampil dua kali di final Wimbeldon menyerah 7-5, 3-6, 4-6, 6-4, dan 8-6 dari Opelka yang memiliki tinggi badan 2,1 meter, atlet tertinggi di cabang tenis.
Opelka melesakkan 23 servis aces dan 59 winner dalam laga melawan Wawrinka.
Baca juga: Tekuk Tomljanovic, Azarenka ke Putaran Ketiga Wimbledon
Di putaran ketiga, Opelka akan berhadapan dengan runner-up Wimbledon 2016 asal Kanada Milos Raonic.
Opelka akan tampil di putaran ketiga turnamen Grand Slam untuk pertama kali sepanjanga kariernya. Sebelum Wimbledon tahun ini, petenis Amerika Serikat itu juga tidak pernah menang di lapangan rumput. (AFP/OL-2)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved