Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Indonesia Christopher Rungkat dan pasangannya Hsieh Cheng-Peng dari Taiwan tidak membiarkan lawan mereka Jurgen Melzer dan Oliver Marach meraih kemenangan mudah pada putaran pertama turnamen Grand Slam Wimbledon, Rabu (3/7) malam WIB.
Pasangan tersebut bangkit untuk menyamakan kedudukan setelah kehilangan dua set pertama. Namun, Christo dan Hsieh kalah dalam set penentuan melawan unggulan 14 asal Austria tersebut dengan skor akhir 3-6, 4-6, 6-1, 6-2, dan 9-11.
Ganda Austria itu menghasilkan tujuh servis aces dibanding Christo dan pasangannya yang hanya menorehkan tiga. Namun, unggulan 14 itu melakukan sembilan kesalahan sendiri ketimbang enam yang dilakukan ganda asal Asia tersebut.
Baca juga: Tekuk Tomljanovic, Azarenka ke Putaran Ketiga Wimbledon
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 5 di All England Club, London, Inggris tersebut berlangsung selama lebih dari tiga jam.
Pertemuan di turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan.
Sebelumnya dalam rilis yang diterima menjelang pertandingan, Christo mengatakan bahwa ia lebih percaya diri menghadapi Wimbledon setelah sebelumnya tampil di Grand Slam Prancis Terbuka.
"Pengalaman berlaga di Roland Garros tentunya menjadi pelajaran berharga. Saya menjadi lebih percaya diri menghadapi turnamen ini," kata Christo. (OL-2)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved