Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelatih Ganda Putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian mengaku yakin pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu tampil prima dalam ajang Piala Sudirman 2019 yang akan digelar pada 19-26 Mei 2019 di Nanning, Tiongkok.
Dia juga mengaku tidak khawatir dengan kondisi Greysia/Apriyani jika harus diturunkan hingga partai final, terlebih mengingat kondisi Greysia sempat mengalami bengkak pada tangan kanannya sehingga harus mundur dari turnamen Selabdia Baru Terbuka 2019.
"Menurut saya itu biasa. Kalau sampai final, berarti main lima kali. Sejauh ini, kondisi Greysia sudah membaik. Waktu itu tangannya hanya overuse saja. Dia sudah ke dokter dan memang instruksi dokter adalah diistirahatkan dulu tangannya," kata Eng melalui siaran pers, Kamis (9/5).
Oleh karena itu, sambung dia, usai mengikuti Badminton Asia Championships pada April lalu, Greysia sempat libur beberapa hari untuk memulihkan kondisi tangannya.
Baca juga: Minions Siap Berlaga di Piala Sudirman
Sementara itu, pelatih berusia 41 tahun itu menilai Greysia/Apriyani merupakan pasangan yang mampu menunjukkan konsistensi dan prestasi yang stabil sehingga dipilih menjadi satu-satunya perwakilan ganda putri Indonesia dalam ajang Piala Sudirman 2019.
"Hingga kini, pasangan yang paling konsisten dan stabil hanya Greysia/Apriyani. Saya hanya ingin menurunkan perwakilan ganda putri yang terbaik. Akan tetapi, semua pertimbangan itu juga dilihat dari kebutuhan tim, yang terbaik untuk tim," tutur Eng.
Selain Greysia/Apriyani, PBSI juga memasukkan satu pemain cadangan putri, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani.
Menurut Eng, Ketut dipilih karena penampilannya yang fleksibel, sehingga dapat dipasangkan dengan siapa saja.
"Ketut dipilih karena dia yang paling fleksibel, bisa dipasangkan dengan siapa saja, termasuk Greysia dan Apriyani. Kemungkinan untuk mengubah kombinasi itu ada. Tapi kalau keadaan darurat, saya tetap ingin menurunkan pemain-pemain yang terbaik," ungkap Eng.
PBSI telah mengumumkan nama-nama pemain yang masuk dalam tim inti Piala Sudirman 2019. Berdasarkan data dari PBSI, Indonesia akan membawa 20 pemain yang terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain
putri.
Di sektor ganda putri, hanya ada satu wakil Indonesia, yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sedangkan Ni Ketut Mahadewi Istarani masuk sebagai pemain cadangan. (OL-2)
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menekankan bahwa untuk meraih prestasi dalam sebuah turnamen, terutama di tingkat global, membutuhkan proses Panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved