Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dua kali Andy Murray, Minggu (1/7), mengundurkan diri dari Wimbledon dengan berat hati setelah mengatakan pinggang kanannya belum siap dengan tuntutan-tuntutan dari Grand Slam.
Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu kembali tampil di tenis kompetitif pada bulan lalu di Queen's Club, menyusul absen selama hampir setahun karena cedera yang memerlukan operasi di Australia pada Januari.
Pada konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (30/6), mantan petenis peringkat satu dunia itu terdengar berharap perihal peluang-peluangnya untuk bersiap menghadapi petenis Prancis Benoit Praire pada putaran pertama, Selasa (3/7).
Namun, ia mengumumkan bahwa ia mengundurkan diri 24 jam kemudian, setelah berkonsultasi dengan timnya.
"Dengan berat hati saya mengumumkan bahwa saya akan mengundurkan diri dari Wimbledon tahun ini," ucap Murray melalui Twitter.
"Saya telah melakukan kemajuan signifikan saat latihan dan pada pertandingan-pertandingan selama sepuluh tahun terakhir, namun setelah berdiskusi panjang dengan tim saya, kami memutuskan bahwa memainkan pertandingan-pertandingan lima set mungkin terlalu dini dalam proses pemulihan."
"Kami melakukan semua yang kami mampu untuk berusaha dan siap tepat waktu," imbuhnya.
Pada satu catatan positif, Murray mengatakan bahwa ia akan mulai berlatih di lapangan-lapangan keras pada Senin (2/7), dan sekarang akan menargetkan untuk kembali ke musim lapangan keras Amerika Serikat (AS).
Pengunduran diri Murray merupakan hantaman keras bagi turnamen itu, khususnya ketika ia terlihat akan segera kembali bugar sepenuhnya.
Ketika ia kalah pada pertandingan comeback dia melawan Nick Kyrgios di Queen's Club, ia menaklukkan Stan Wawrinka di Eastbourne pekan lalu, sebelum kalah dari petenis peringkat satu Britania Kyle Edmund.
Murray kini berpeluang kehilangan seluruh poin peringkatnya setelah mencapai perempat final tahun lalu saat ia menelan kekalahan dari petenis AS Sam Querrey. Tempatnya di undian kini dihuni Jason Jung asal Taiwan. (OL-2)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved