Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Kereta Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Akibat Seng Masuk Jalur

Thalatie K Yani
05/4/2026 14:17
Kereta Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Akibat Seng Masuk Jalur
Kereta Cepat Whoosh G1046 sempat berhenti sejenak di wilayah Kopo akibat material seng masuk ke jalur saat cuaca ekstrem. Simak penjelasan resmi KCIC terkait keamanan operasional.(PT KCIC)

PT KCIC memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan kereta cepat Whoosh berhenti di sekitar wilayah Kopo, Bandung. Diketahui, kereta Whoosh G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim sempat dihentikan sementara pada Jumat, 3 April 2026 pukul 16.45 WIB untuk memastikan keselamatan perjalanan.

Penghentian kereta di KM 126+383 tersebut dilakukan menyusul adanya penanganan benda asing berupa seng yang masuk ke area jalur akibat cuaca ekstrem. Meski sempat berhenti, pihak KCIC memastikan bahwa sistem keamanan berfungsi dengan baik.

Deteksi Dini Sistem Sensor

Sebelum insiden terjadi, sistem sensor canggih yang terpasang di sepanjang jalur telah mendeteksi keberadaan benda asing tersebut. Hal ini memungkinkan masinis dan pusat kendali untuk melakukan antisipasi dini guna menghindari risiko bahaya.

Proses penanganan benda asing tersebut berlangsung singkat. Petugas di lapangan berhasil membersihkan jalur pada pukul 16.48 WIB. Hanya satu menit berselang, tepatnya pukul 16.49 WIB, kereta G1046 kembali melanjutkan perjalanannya menuju Stasiun Halim. Secara keseluruhan, operasional Whoosh tetap berjalan normal tanpa mengalami keterlambatan yang signifikan.

Dampak Cuaca Ekstrem

Pada hari yang sama, wilayah Kota Bandung dan sekitarnya memang dilanda hujan deras yang disertai angin kencang serta petir. Cuaca ekstrem ini dilaporkan memicu sejumlah pohon tumbang dan kerusakan fasilitas publik di beberapa ruas jalan utama. Kondisi angin kencang inilah yang memungkinkan benda ringan seperti seng terbang dan masuk ke area jalur kereta.

Kendati demikian, KCIC memastikan tidak ada kerusakan pada prasarana perkeretaapian lainnya. Seluruh infrastruktur dipastikan tetap dalam kondisi aman dan andal.

Sistem Keselamatan Berlapis

Pihak manajemen KCIC menegaskan bahwa seluruh jalur Whoosh dipantau secara ketat melalui sistem keselamatan berlapis yang terintegrasi dengan Operation Control Center (OCC) atau pusat kendali operasi.

"KCIC menegaskan bahwa seluruh jalur Whoosh tetap aman dan dipantau melalui berbagai sistem keselamatan berlapis. Sistem tersebut meliputi sensor deteksi benda asing, sensor hujan dan angin kencang, serta sistem deteksi gempa yang terintegrasi dengan kontrol perjalanan," tulis pernyataan resmi dari pihak KCIC.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur juga telah dilakukan pascakejadian. Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh prasarana dipastikan dalam kondisi prima untuk melayani penumpang.

Hingga saat ini, jadwal perjalanan Whoosh terpantau normal. Meski sempat terjadi kendala cuaca, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Situasi di stasiun masih terlihat padat oleh penumpang yang kembali menuju Jakarta setelah libur panjang akhir pekan, dengan mayoritas keberangkatan berasal dari Stasiun Padalarang. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik