Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang, Jawa Tengah, mengamankan barang-barang tertinggal milik pelanggan kereta api di Stasiun Tegal senilai total Rp 24.100.000 selama masa Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung sejak Rabu, 11 Maret 2026 hingga Jumat, 27 Maret 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 11 barang temuan yang langsung dimasukkan ke dalam sistem database Lost and Found KAI. Nilai estimasi dari keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp 24 juta.
“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Luqman, Jumat (27/3/2026).
Luqman menuturkan sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta,” terang Luqman.
Luqman menyebut, meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal.
“Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis,” terang Luqman.
Secara kumulatif, jumlah penumpang kereta api di Stasiun Tegal selama periode 11 hingga 27 Maret 2026 tercatat sebanyak 137.707 penumpang, yang terdiri dari 60.417 penumpang naik dan 77.290 penumpang turun. Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pada Jumat (27/3), KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 8.170 penumpang telah dilayani di Stasiun Tegal, dengan rincian 5.060 penumpang naik dan 3.110 penumpang turun.
“Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” pungkasnya. (H-2)
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
Selain Stasiun Tegal, stasiun lain di wilayah Daop 4 seperti stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Pekalongan, dan Cepu menjadi titik keberangkatan dengan volume penumpang cukup tinggi.
Lonjakan volume penumpang ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran.
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, memberangkatkan sebanyak 61.071 penumpang kereta api dari Stasiun Tegal pada periode libur Nataru 2025/2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa hujan lebat berpotensi menimbulkan genangan air, kemacetan lalu lintas, maupun perlambatan perjalanan darat.
Barang-barang yang tertinggal tersebut yaitu tablet, tas berisi laptop, serta ponsel dan uang tunai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved