Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Jalur Puncak Diselimuti Kabut, Arus Lalin Kendaraan pada H+4 Lebaran Lancar

Benny Bastiandy
25/3/2026 17:47
Jalur Puncak Diselimuti Kabut, Arus Lalin Kendaraan pada H+4 Lebaran Lancar
DIIMBAU WASPADA: Para pengendara yang melintasi jalur Puncak diimbau waspada dengan turunnya kabut karena berdampak menghalangi jarak pandang.(MI/Benny Bastiandy)

ALUR Puncak diselimuti kabut tebal bertepatan masih berlangsungnya arus balik Idulfitri 1447 pada H+4, Rabu (24/3). Polres Cianjur mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor maupun mobil, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

Kasatlantas Polres Cianjur, Ajun Komisaris Aang Andi Suhandi, mengatakan arus lalu lintas kendaraan dari arah Cianjur menuju Puncak atau Bogor maupun sebaliknya terpantau lancar. Namun, di wilayah perbatasan antara Cianjur dan Bogor, kabut cukup tebal.

"Kami mengimbau masyarakat yang melintas jalur Puncak untuk lebih meningkatkan kehati-hatian saat berkendara karena jarak pandang cukup terbatas. Kondisi ini dibarengi juga angin yang cukup kencang," kata Aang, Rabu (25/3).

Aang menuturkan, pada Rabu pagi hingga siang, di wilayah hukum Polres Bogor masih dilakukan rekayasa lalu lintas berupa penerapan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta. Polres Cianjur akan melaksanakan pengimbangan apabila volume kendaraan cukup padat.

"Wilayah kami di Cianjur masih cukup menampung apabila ada kiriman-kiriman dari Bogor," tegasnya.

Mobilitas Kendaraan

Satlantas Polres Cianjur mencatat sebanyak 551.750 unit kendaraan keluar masuk selama Operasi Ketupat Lodaya yang berlangsung pada 20-25 Maret 2026. Data tersebut diperoleh dari traffic counting di tiga titik lokasi, yaitu perbatasan Cianjur-Bogor, Cianjur-Kabupaten Bandung Barat, serta Cianjur-Sukabumi.

Di perbatasan Cianjur-Bogor, total kendaraan yang keluar masuk di wilayah Cianjur mencapai 208.776 unit. Rinciannya, kendaraan yang keluar sebanyak 94.845 unit terdiri dari sepeda motor 54.051 unit, mobil 36.737 unit, dan bus serta truk 4.057 unit. Sementara kendaraan yang masuk sebanyak 113.931 unit, dengan sepeda motor 69.417 unit, mobil 40.943 unit, serta bus dan truk 3.571 unit.

"Di wilayah perbatasan Cianjur-Bogor, volume kendaraan tertinggi terjadi pada Selasa (24/3) dengan total 50.419 unit kendaraan," ujar Aang.

Di perbatasan Cianjur-Bandung, jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 158.064 unit. Rinciannya, arus keluar 80.616 unit terdiri dari sepeda motor 48.732 unit, mobil 30.220 unit, serta bus dan truk 1.664 unit. Sedangkan arus masuk 77.448 unit dengan rincian sepeda motor 50.464 unit, mobil 25.011 unit, dan bus serta truk 1.973 unit.

"Pada Selasa (24/3), jumlah kendaraan yang keluar masuk sangat tinggi, mencapai 44.240 unit," tuturnya.

Sementara itu, di perbatasan Cianjur-Sukabumi, total kendaraan yang melintas tercatat 184.910 unit. Rinciannya, kendaraan keluar sebanyak 88.582 unit, terdiri dari sepeda motor 54.989 unit, mobil 31.649 unit, dan bus serta truk 1.944 unit. Sedangkan arus masuk 96.328 unit, dengan sepeda motor 57.244 unit, mobil 36.302 unit, dan bus serta truk 2.782 unit. (BB/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya