Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah arus balik dan transisi pasca libur Idulfitri 1447 H, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat memastikan layanan publik berjalan lancar tanpa hambatan.
Rabu (25/3), di hari pertama masuk kerja, kantor layanan di Mamuju menunjukkan kesigapan dengan mengombinasikan sistem Work From Anywhere (WFA) dan jadwal petugas bergilir. Hal ini membuktikan bahwa fleksibilitas kerja bukanlah alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pantauan menunjukkan tidak ada tumpukan berkas yang terabaikan maupun antrean panjang yang tidak terkelola di Ruang Pelayanan Publik kantor tersebut.
Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, menjelaskan bahwa kebijakan WFA justru menjadi katalis untuk menguji ketangguhan sistem hybrid yang telah dibangun selama ini.
Seluruh personel diatur dalam pembagian jadwal yang sistematis; sebagian hadir secara fisik (luring) untuk melayani tatap muka, sementara lainnya siaga secara daring guna memastikan proses verifikasi dokumen dan konsultasi jarak jauh tetap berjalan lancar.
“Kami memastikan bahwa meskipun sebagian pegawai bekerja secara fleksibel, layanan kepada masyarakat tidak terganggu. Sistem digital yang telah diterapkan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pelayanan,” tegas Kain Lotong Sembe.
Sistem antrean digital pun diaktifkan untuk menghindari penumpukan massa, menciptakan suasana pelayanan yang tetap tertib dan nyaman. Petugas yang bertugas pada hari pertama pasca libur diatur secara bergiliran untuk memastikan semua kegiatan pelayanan terpantau dengan baik.
Lebih lanjut, Kain Lotong Sembe mengimbau masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan digital yang disediakan sebagai jalur utama. Menurutnya, langkah ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga menjadi bagian dari modernisasi birokrasi yang terus digencarkan.
“Dengan kesiapan SDM dan dukungan teknologi yang ada, kami optimis pelayanan pasca Lebaran ini tidak hanya pulih, tetapi justru lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Ini komitmen kami untuk Sulbar yang lebih baik,” pungkasnya. (LN/I-1)
DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub mengimbau pemudik agar memaksimalkan waktu work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja untuk mengurai puncak arus balik.
Pembayaran H-14 memberikan kesempatan bagi pekerja untuk mempersiapkan kebutuhan hari raya dengan lebih baik.
Pramono menilai rentang waktu WFA yang panjang harus dimanfaatkan sebagai instrumen pengendali arus mudik.
Selama masa Nataru 2025–2026, pergerakan masyarakat di Wilayah 8 Surabaya didominasi oleh perjalanan menuju kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, hingga area wisata dan ruang publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved