Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Efek WFA dan Nataru, Pengguna Commuter Line Surabaya Wilayah 8 Melonjak Tajam

Faishol Taselan
31/12/2025 20:52
Efek WFA dan Nataru, Pengguna Commuter Line Surabaya Wilayah 8 Melonjak Tajam
Ilustrasi penumpang KAI Commuter(MI)

MOMENTUM libur Nataru 2025–2026 yang beriringan dengan penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 29 - 31 Desember 2025, berdampak pada meningkatnya pengguna kereta api commuter di 8 Surabaya dan sekitarnya.

KAI Commuter mencatat layanan Commuter Line Wilayah 8 Surabaya telah melayani 748.809 pengguna, dengan rata-rata volume penumpang pada weekday mencapai 52.928 pengguna per hari, sementara pada weekend tercatat rata-rata 53.796 pengguna per hari.

“Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel di akhir tahun,” kata Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda, di Surabaya, Rabu (31/12).

Selama masa Nataru 2025–2026, pergerakan masyarakat di Wilayah 8 Surabaya didominasi oleh perjalanan menuju kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, hingga area wisata dan ruang publik. “Libur akhir tahun yang bertepatan dengan masa Nataru serta kebijakan WFA pada 29–31 Desember 2025 turut mendorong tingginya pergerakan masyarakat,” ungkapnya.

Peningkatan mobilitas tersebut terlihat dari 3 stasiun dengan volume pengguna tertinggi hingga Rabu (31/12) pukul 13.00 WIB yaitu Stasiun Surabaya Gubeng yang melayani 91.955 pengguna, Stasiun Wonokromo dengan 65.516 pengguna, serta Stasiun Malang yang tercatat melayani 54.036 pengguna. Ketiga stasiun tersebut menjadi titik pergerakan utama masyarakat selama periode libur Nataru.

Sementara itu, dari sisi layanan, 3 Commuter Line dengan jumlah pengguna tertinggi tercatat pada Commuter Line Dhoho yang melayani 51.049 pengguna, Commuter Line Penataran dengan 39.999 pengguna, serta Commuter Line Supas yang melayani 15.233 pengguna, yang menghubungkan wilayah-wilayah dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi di Wilayah 8 Surabaya.

Selain meningkatnya volume pengguna, periode libur akhir tahun juga bertepatan dengan musim hujan. KAI Commuter terus meningkatkan kewaspadaan operasional serta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta, khususnya pada peron yang berpotensi licin akibat hujan.

Karina juga mengingatkan peran aktif pengguna dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bersama. “Selain mengutamakan keselamatan, kami mengajak seluruh pengguna untuk menjaga kebersihan di area stasiun maupun di dalam kereta, mengawasi anak-anak selama perjalanan, serta memperhatikan barang bawaan pribadi agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan,” tambah Karina.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya