Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Masjid At-Thohir Los Angeles Jadi Pusat Ibadah dan Harmoni Diaspora Indonesia

Naviandri
23/3/2026 22:29
Masjid At-Thohir Los Angeles Jadi Pusat Ibadah dan Harmoni Diaspora Indonesia
Masjid At-Thohir di Los Angeles, Amerika Serikat.(Dok.Istimewa)

MASJID At-Thohir di Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi simbol harmoni, dakwah, dan kepedulian sosial bagi diaspora Indonesia. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berkembang menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya yang mencerminkan nilai Islam yang inklusif.

Masjid tersebut diresmikan pada Maret 2022, setelah melalui proses panjang sejak 2015. Gagasan pembangunannya berawal dari pengalaman keluarga pengusaha nasional Garibaldi Thohir yang melihat keterbatasan fasilitas ibadah bagi komunitas Muslim Indonesia di Los Angeles, khususnya untuk pelaksanaan salat Jumat.

“Kami sekeluarga sering berlibur ke Los Angeles. Ayah saya sering mengeluh kalau mau salat Jumat, dan dari situlah muncul keinginan untuk menghadirkan masjid bagi komunitas Indonesia di sini,” ujar Boy Thohir.

Sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum ayahnya, H. Mochamad Thohir, Boy bersama keluarga melalui Yayasan Mochammad Thohir kemudian merealisasikan pembangunan masjid tersebut. Mereka mengakuisisi bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1920 di kawasan downtown Los Angeles dan merenovasinya menjadi masjid representatif.

Masjid At-Thohir memiliki luas sekitar 650 meter persegi dengan kapasitas hingga 250 jamaah. Fasilitasnya dilengkapi ruang pembelajaran untuk mendukung kegiatan edukasi dan dakwah bagi masyarakat.

Saat peresmian, Boy menegaskan bahwa masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang memberi manfaat luas. “Masjid ini kami harapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang membawa kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai simbol Islam yang membawa rahmat bagi semua. “Kami ingin Masjid At-Thohir menjadi contoh bagaimana Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam, serta memperkuat kebersamaan masyarakat Indonesia di perantauan,” tambahnya.

Sejak berdiri, Masjid At-Thohir aktif menggelar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Pada 2025, masjid ini menginisiasi pembagian bingkisan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat lintas latar belakang.

Presiden Indonesia Muslim Foundation Masjid At-Thohir, Adji Sudarmadji, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kebersamaan. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan tetangga di sekitar masjid, serta menghadirkan nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Memasuki Ramadan 1447 Hijriah pada 2026, Masjid At-Thohir kembali menghadirkan program keagamaan seperti i’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadan dengan pengaturan khusus untuk menjaga kenyamanan jamaah.

Selain itu, perayaan Idul Fitri 1447 H juga digelar pada 20 Maret 2026 melalui kerja sama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles, Indonesia Muslim Foundation, dan pengelola masjid. Kegiatan tersebut mengusung tema “Makna Fitra Membawa Silaturahmi”.

PERERAT HUBUNGAN ANTARWARGA

Dalam keterangan resmi panitia, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga Indonesia di Los Angeles. “Kami berharap momentum Idul Fitri ini dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman,” demikian pernyataan penyelenggara.

Kehadiran Masjid At-Thohir juga mendapat apresiasi dari pemerintah Indonesia. Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat menyebut masjid ini sebagai kebanggaan diaspora Indonesia. “Masjid ini menjadi kebanggaan kita bersama dan melengkapi keberadaan masjid milik WNI di Amerika Serikat, sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan,” ujarnya.

Masjid At-Thohir kini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang interaksi sosial dan simbol kontribusi diaspora Indonesia dalam membangun citra Islam yang damai dan inklusif di kancah internasional. E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya