Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Gubernur Sulsel Hapus Open House Lebaran 2026, Prioritaskan Kebersamaan Keluarga

Lina Herlina
18/3/2026 08:45
Gubernur Sulsel Hapus Open House Lebaran 2026, Prioritaskan Kebersamaan Keluarga
Ribuan Warga Rela Antre Datang ke Open House Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (13/4/2024).(MI/Heri Susetyo)

DI tengah tradisi silaturahmi para pejabat yang kerap diisi dengan agenda open house, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memutuskan untuk mengambil langkah berbeda pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tahun ini. 

Ia memastikan tidak akan menggelar open house di rumah jabatan, demi memberikan ruang kebersamaan yang lebih luas bagi masyarakat dan jajarannya bersama keluarga.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Andi Sudirman di sela-sela kegiatan pelepasan program mudik gratis di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Sulsel.

Ia juga menegaskan bahwa rumah jabatan gubernur pada dasarnya adalah rumah rakyat yang selalu terbuka, sehingga tidak perlu ada momen khusus yang justru bisa menyita waktu kebersamaan keluarga.

"Saya ingin sampaikan bahwa di Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini tidak ada acara open house. Rumah gubernur itu kan selalu terbuka untuk masyarakat, jadi saya iman kepada masyarakat, lebih baik fokus membuka pintu rumah kita masing-masing untuk keluarga dan tetangga," ujar Sudirman.

Tidak hanya bagi dirinya, kebijakan mudik ini juga dirasakan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel. Sudirman memberikan kelonggaran luar biasa dengan mempersilakan seluruh jajaran, mulai dari kepala dinas hingga staf, untuk memanfaatkan masa libur Lebaran guna pulang ke kampung halaman.

"Kadis-kadis saya terutama, saya lihat sudah banyak yang mau pulang kampung. Silakan, manfaatkan waktu libur ini sampai dengan tanggal 29 Maret. Nanti setelah itu baru kita agendakan acara ramah tamah internal untuk menyatukan energi lagi setelah Lebaran," jelasnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi sekaligus memastikan para abdi negara dapat merayakan kemenangan bersama sanak saudara, kecuali bagi mereka yang masih bertugas di sektor pelayanan publik yang tetap harus siaga.

Sudirman juga tengah menyiapkan skema kerja fleksibel pasca-Lebaran. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) ini dirancang untuk meningkatkan kualitas kinerja ASN dengan keseimbangan kehidupan yang lebih baik.

"Kami sudah mulai merancang pola kerja baru, yaitu WFA. Konsepnya nanti 3 hari kerja di kantor, dan 2 hari bisa bekerja dari lokasi lain yang mendukung produktivitas," terang Sudirman.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan modern ini masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat, sejalan dengan instruksi efisiensi dan transformasi birokrasi yang digaungkan oleh Presiden. 

"Ini bagian dari upaya kita beradaptasi. Tentu kita akan sesuaikan setelah ada surat resmi dari Bapak Presiden. Yang jelas, kita ingin ASN di Sulsel tetap produktif, tapi juga punya waktu untuk keluarga," tutupnya. (LN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik