Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan stok pangan nasional termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan aman dengan harga relatif stabil. Kepolisian Daerah (Polda) bekerjasama dengan Bulog Kalsel menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 13 kabupaten/kota di Kalsel.
"Secara nasional demikian juga di Kalsel stok pangan dalam kondisi aman. Kegiatan gerakan pangan murah ini digelar serentak di Indonesia dalam rangka untuk menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Idul Fitri 1447 hijriah," ungkap Wakil Kepala Polda Kalsel Brigjen Golkar Pangarso Rahardjo, saat meninjau kegiatan gerakan pangan murah yang berlangsung di kawasan Gudang Bulog Pal 21 Kota Banjarbaru, Jumat (13/3).
Di Kalsel kegiatan GPM Polri untuk masyarakat digelar pada 14 lokasi di tiap kabupaten/kota serta di Polda Kalsel yang dilaksanakan di kawasan pergudangan Bulog Divre Kalsel. "Hari ini kita sediakan beras SPHP sebanyak 20 ton dan minyak goreng berbagai merk 4.000 liter ditambah gula dan produk lainnya. Tentunya dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran saat ini," kata Pangarso.
Senada Kepala Bulog Kanwil Kalsel, Muhammad Akbar Said mengatakan stok pangan di Kalsel dalam kondisi aman dan mencukupi. "Kegiatan ini bentuk kolaborasi antara Polri dengan Bulog dalam menyelenggarakan gerakan pangan murah serentak. Di Kalsel untuk stok mencapai 19.800 ton beras sehingga sangat aman, sedangkan minyak goreng 61.000 liter," tuturnya.
Pantauan Media, kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polda dan Bulog Kalsel ini mendapat antusias warga masyarakat sekitar Kota Banjarmasin. Beberapa saat sebelum acara digelar warga sudah antri memadati lokasi kegiatan dan dalam waktu sekitar satu jam stok pangan yang dijual panita habis terjual. Komoditas pangan yang dijual jauh di bawah harga pasar.
Erna 30, warga Landasan Ulin mengatakan warga sangat terbantu dengan adanya kegiatan GPM tersebut, di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat menjelang lebaran.
Pada bagian lain Polri memberikan jaminan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Melalui Satgas Pangan, Polri melakukan pengawasan ketat dari hulu hingga hilir guna mengantisipasi stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Saat ini stok beras nasional mencapai 3,7 juta ton atau setara 144% dari kebutuhan nasional. (E-2)
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Program GMPÂ tersebut diikuti 35 kabupaten/koya di Provinsi Jawa Tengah secara serentak untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Warga membeli beras dan sayuran saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Eks Terminal Muncang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved