Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa Majikan di UEA, Disnakertrans Surati Kemenlu

Benny Bastiandy
24/2/2026 16:29
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa Majikan di UEA, Disnakertrans Surati Kemenlu
PEKERJA Migran Indonesia (PMI) asal Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami penyiksaan oleh majikannya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).(MI/Benny B)

PEKERJA Migran Indonesia (PMI) asal Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami penyiksaan oleh majikannya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Dugaan kekerasan itu mencuat setelah korban mengunggah video yang kemudian viral di media sosial.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur Denny Widya Lesmana mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi identitas korban dan berkoordinasi dengan aparatur wilayah serta keluarga.

“Informasinya, ada PMI asal Cianjur di Timur Tengah mengalami dugaan kekerasan. Videonya viral di beberapa platform media sosial. Kami langsung berkoordinasi dengan camat dan pemerintah desa setempat,” ujar Denny, Rabu (24/2).

Saat memberikan keterangan pers, Denny didampingi Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Hero Santoso.

Menurut keterangan keluarga, korban telah bekerja di luar negeri sejak 2023 dan berangkat secara mandiri melalui sponsor. Dalam beberapa bulan terakhir, korban diduga mengalami kekerasan hingga akhirnya kabur dari rumah majikannya.

Korban kemudian dibantu tetangga majikan dan dibawa ke rumah sakit di Abu Dhabi. Dari informasi yang diterima Disnakertrans, korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan telah menjalani pemeriksaan medis.

Denny menyebut pihak keluarga telah menyampaikan surat resmi kepada pemerintah daerah. Surat tersebut telah diteruskan ke Kementerian Luar Negeri untuk ditindaklanjuti melalui perwakilan RI di UEA.

“Informasi terakhir, pihak KJRI sudah mendatangi korban. Saat ini kami mendorong proses pemulangan dapat segera dilakukan,” katanya.

Ia menegaskan, pemberangkatan pekerja migran secara perorangan ke Timur Tengah berpotensi melanggar prosedur, mengingat masih adanya pembatasan penempatan pekerja migran sektor informal di kawasan tersebut. (BB/I-1)

Ringkasan Kasus PMI Cianjur

Subjek: Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Wangunjaya, Kecamatan. Agrabinta, Cianjur.
Lokasi Kejadian: Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Status Keberangkatan: (Mandiri via Sponsor sejak 2023).

Kronologi & Kondisi

  • Pemicu: Video dugaan penyiksaan viral di media sosial.
  • Tindakan Korban: Kabur dari rumah majikan dan dibantu tetangga untuk dibawa ke rumah sakit.
  • Kondisi Fisik: Mengalami luka lebam di sekujur tubuh (telah dilakukan visum/pemeriksaan medis).

Respons Pemerintah (Disnakertrans Cianjur)

  1. Konfirmasi identitas dan koordinasi dengan aparatur desa/kecamatan.
  2. Memfasilitasi pihak keluarga untuk membuat laporan resmi.
  3. Menyurati Kementerian Luar Negeri untuk ditindaklanjuti oleh KJRI di UEA.
  4. Mendorong percepatan proses pemulangan korban.

Sumber: Laporan Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Rabu (24/2).

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya