Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ribuan Sapi Impor Tiba di Cilacap untuk Tingkatkan Produksi Susu Nasional

Lilik Darmawan
01/2/2026 23:08
Ribuan Sapi Impor Tiba di Cilacap untuk Tingkatkan Produksi Susu Nasional
Sapi impor berdatangan untuk meningkatkan produksi susu nasional.(MI/Lilik Darmawan)

SEBANYAK 1.383 ekor sapi perah unggulan asal Australia tiba di Pelabuhan Hewan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu (1/2). Kedatangan sapi impor tersebut untuk penguatan ketahanan susu nasional. 

Sapi-sapi tersebut terdiri dari dua jenis utama, yaitu Friesian Holstein (FH) dan Jersey, yang dikenal memiliki kualitas dan produktivitas susu yang tinggi.

Kedatangan sapi impor ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat pasokan protein hewani dan meningkatkan kapasitas produksi susu domestik. 

Dari total sapi yang tiba, 1.094 ekor merupakan sapi Friesian Holstein (FH) yang diimpor oleh Lunar, sementara 289 ekor lainnya adalah sapi Jersey yang dibawa oleh Mazarat.  Semua sapi dilaporkan dalam kondisi sehat setelah menjalani proses seleksi ketat sebelum keberangkatan hingga selama perjalanan laut.

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Setiap sapi yang tiba wajib menjalani masa observasi di Instalasi Karantina Hewan (IKH) untuk memastikan tidak ada penyakit hewan menular yang masuk ke Indonesia.

“Pengawasan ketat selama pengiriman dan karantina bertujuan agar hanya sapi-sapi dengan kondisi kesehatan terbaik yang diperbolehkan masuk,” jelasnya.

Kedatangan sapi impor ini juga disambut positif oleh Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, Dani Kusworo. 

“Sapi-sapi ini akan menjadi aset penting dalam meningkatkan kualitas genetika sapi perah lokal dan berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang bagi peternak Indonesia,” katanya 

Setelah menjalani karantina dan adaptasi iklim, sapi-sapi ini akan didistribusikan ke berbagai pusat peternakan, termasuk BBPTU-HPT Baturraden, dengan 250 ekor di antaranya melalui kerja sama dari investasi PT Suri Nusantara Jaya dan PT. Estika.

Kementerian Pertanian berharap kedatangan ribuan sapi perah ini dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor susu, meningkatkan produksi susu segar dalam negeri, serta mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya