Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tradisi Ruwat Jelang Ramadan, Warga Berebut Gunungan Tempe Raksasa setinggi 10 Meter

Hery Susetyo
01/2/2026 13:24
Tradisi Ruwat Jelang Ramadan, Warga Berebut Gunungan Tempe Raksasa setinggi 10 Meter
Ilustrasi(MI/HERY SUSETYO)

WARGA Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, berebut tumpeng tempe raksasa setinggi 10 meter, Minggu (1/2). Tradisi tahunan ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan

Arak-arakan tumpeng tersebut ditampilkan masing-masing RT, di wilayah Desa Sedenganmijen. Puluhan tumpeng itu diarak keliling desa dan berakhir di Kantor Desa Sedenganmijen. 

Tumpeng-tumpeng tersebut penuh dengan sayuran, polo pendem, ikan asap, serta aneka hasil bumi unggulan desa setempat. Seluruh hasil bumi itu menjadi simbol ungkapan rasa syukur warga, atas rezeki dan hasil panen yang melimpah.

Selain puluhan tumpeng yang diarak juga ada tumpeng tempe raksasa setinggi 10 meter. Tumpeng raksasa ini dibuat para perajin tempe desa setempat, menghabiskan tiga ratus kilogram kedelai. 

Ratusan warga terlihat antusias memenuhi halaman kantor Desa Sedenganmijen, untuk berebut aneka hasil bumi dan tempe. Warga mempercayai kegiatan ruwat dengan berebut tumpeng tersebut, akan membawa berkah bagi desa dan warganya. 

"Semoga Desa Sedenganmijen lebih maju lagi, dan tahun depan lebih banyak lagi tumpengnya," kata Satun, salah satu warga. 

Kepala Desa Sedenganmijen, Muhammad Hasanuddin mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ruwat desa ini juga menjadi momentum penting, untuk mempererat kebersamaan warga, sekaligus melestarikan budaya leluhur.

“Harapannya, desa senantiasa diberi keselamatan, hasil bumi yang melimpah, serta perekonomian warga yang semakin sejahtera," kata Hasanuddin. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya