Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam kunjungannya ke Kampung KB Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan menekankan pentingnya intervensi pencegahan stunting harus dimulai dari hulu.
Salah satunya edukasi tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) kepada calon orang tua dan keluarga. Selain itu, Isyana Bagoes Oka, mengapresiasi inovasi program Simfoni di tempat itu.
Menurutnya, upaya membangun keluarga berkualitas dan mencegah stunting harus menjangkau seluruh jenis keluarga, termasuk keluarga yang dikepalai orang tua tunggal.
“Kita mengetahui bahwa situasi dan tantangan setiap keluarga berbeda. Di Kampung KB Manggala ini, salah satu inovasinya adalah program ‘Simfoni’, yang fokus pada edukasi dan pemberdayaan single parent, terutama perempuan,” jelas Isyana, Jumat (30/1).
Ia menambahkan, melalui edukasi pengasuhan anak dan pelatihan pemberdayaan ekonomi, single parent diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan pengasuhan yang optimal bagi anak-anak mereka.
Hal ini dianggap penting agar anak dari keluarga single parent tetap tumbuh sehat dan terhindar dari risiko stunting.
“Kehadiran negara harus dirasakan oleh semua keluarga. Inovasi seperti Simfoni ini adalah bentuk nyatanya. Program baik seperti ini nantinya akan didokumentasikan dan dapat disebarkan sebagai contoh praktik baik ke daerah lain di Indonesia,” imbuhnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan BKKBN adalah kunci menuju Generasi Emas 2045.
"Kami menyambut baik dan akan mendukung semua program inovatif. Kolaborasi dengan BKKBN kami tingkatkan, khususnya dalam pendampingan keluarga berisiko stunting. Dinas KB Kota Makassar akan bergerak aktif,” ujar Munafri.
Strategi pencegahan stunting berbasis keluarga dan edukasi dini ini sejalan dengan prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Rakabuming Raka dalam membangun SDM unggul. (E-2)
KEMENTERIAN Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan program prioritas sepanjang tahun 2025.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Dinas kesehatan sulbar melakukan cek kesehatan gratis untuk memantau pertumbuhan dan cakupan gizi anak sebagai upaya pencegahan stunting.
Dinas Kesehatan Denpasar mencatat 4.400 balita telah diperiksa, dengan 13 di antaranya mengalami stunting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved