Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DEDIKASI personel Polres Pangkep dalam operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 mendapat apresiasi. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyerahkan penghargaan dan menegaskan komitmen kebangsaan dalam kunjungan kerjanya, Kamis (29/1).
Dalam apel yang digelar di Mapolres Pangkep, Kapolda Sulsel menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kinerja profesional jajaran Polres Pangkep. Operasi kemanusiaan tersebut dinilainya sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Jajaran Polres Pangkep telah menunjukkan kinerja yang baik, profesional, dan penuh tanggung jawab. Ini adalah bukti komitmen kita dalam melayani masyarakat,” tegas Djuhandhani di hadapan seluruh personel.
Tiga personel yang dinilai berjasa langsung menerima penghargaan. Mereka adalah Aipda Adiyanto Kurniawan (Kanit Binmas Polsek Balocci), Bripda Muh. Ashari Fitriawan, dan Bripda Muh. Haerul (keduanya dari Sat Samapta).
Tidak hanya apresiasi, Kapolda juga menyampaikan pesan tegas mengenai integritas dan loyalitas institusi.
Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran menjaga komitmen bahwa Polri berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat dengan DPR RI.
“Loyalitas kita adalah kepada NKRI, kepada Presiden, dan kepada Kapolri. Hindari segala pelanggaran yang dapat mencederai institusi,” pesannya.
Kapolres Pangkep, AKBP Muh. Husni Ramli, menyambut hangat kunjungan dan apresiasi tersebut. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh anggotanya.
“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras, kekompakan, dan sinergi seluruh unsur. Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Husni.
Kegiatan juga dihadiri oleh Bupati Pangkep H. Muh. Yusran Lalogau dan sejumlah pejabat utama Polda Sulsel. (LN/E-4)
Kapolda Sulsel menyatakan tim gabungan telah menyelesaikan proses identifikasi terhadap 10 orang korban, yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang.
Prof. Karta secara khusus membidik akun Instagram @mekdiunm yang dituding sebagai dalang utama penggiringan opini negatif dan penyebar hoaks.
Tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum dan Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang berjumlah 14 personel dikerahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti kunci di lapangan.
Yudhiawan mengatakan dari hasil interogasi pertama, waktu pembuatan uang palsu ini dimulai pada Juni 2010.
Hanya saja, orang tersebut masih masih daftar pencarian orang (DPO) Polres Gowa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved