Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat meningkatkan status kesiapsiagaan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan, mulai 27 Januari hingga 2 Februari 2026.
Monsun Asia hingga fenomena CENS diprediksi memicu hujan lebat disertai angin kencang yang berisiko menyebabkan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengonfirmasi bahwa laporan prospektif cuaca dari BMKG telah diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD.
Ia menegaskan, informasi ini menjadi landasan kritis untuk mempercepat langkah antisipasi dan mitigasi di seluruh wilayah.
“Kondisi atmosfer saat ini sangat dinamis. Penguatan Monsun Asia, aktifnya Cross Equatorial Northerly Surge (CENS), dan keberadaan ITCZ berpotensi memicu hujan dengan intensitas tinggi serta angin kencang. Kami tidak boleh lengah,” tegas Yasir Fattah, Kamis (29/1).
Ia menjelaskan, dinamika cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh anomali iklim La Niña lemah, kelembapan udara tinggi, dan atmosfer yang labil. Dalam beberapa hari terakhir, fenomena serupa telah menyebabkan hujan ekstrem di sejumlah daerah di Indonesia.
Menghadapi ancaman tersebut, BPBD Sulbar telah menyebarluaskan peringatan dini ke seluruh BPBD kabupaten dan melakukan koordinasi intensif dengan BMKG untuk pemantauan real-time. Masyarakat diimbau untuk mengambil langkah-langkah praktis.
“Kami mendorong seluruh pemerintah kabupaten, aparat desa, dan komunitas untuk segera membersihkan saluran air dan selokan, memangkas dahan pohon yang rapuh, serta mengamankan barang di area terbuka dari terpaan angin,” pesan Yasir Fattah.
Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari berkegiatan di tepi tebing, sungai, atau daerah rawan longsor dan banjir. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian darurat atau tanda-tanda bahaya kepada posko BPBD terdekat.
Pemprov Sulbar menekankan perlindungan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Dengan peningkatan kewaspadaan ini, BPBD Sulbar berharap dapat meminimalisir dampak dan korban jiwa jika cuaca ekstrem benar terjadi dalam sepekan mendatang. (LN/E-4)
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di Indonesia pada Kamis (19/3) akan didominasi hujan dengan intensitas mulai dari ringan hingga lebat.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 19 Maret 2026. Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat pada sore hari di Jakarta Selatan dan Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved