Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH hampir dua bulan banjir bandang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, penderitaan para penyintas masih belum berakhir. Harapan untuk menjalani ibadah di bulan Ramadan lebih kusuk dan nikmat, ternyata hampir dipastikan ibarat pungguk merindukan bulan.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, pada Rabu (21/1) di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh misalnya, hingga kini masih terjadi kelangkaan gas elpiji. Selain elpiji ukuran 3 kg (kilogram), untuk jenis tabung 5 kg hingga 12 kg juga terjadi langka.
Sejak dilanda banjir dahsyat 56 hari lalu, hingga sekarang tidak pernah ada lagi pasokan elpiji berbagai ukuran ke pangkalan dan pengecer resmi di kecamatan pedalaman itu. Pasalnya jalur darat Blang Kejeren Ibukota Kabupaten Gayo Lues - Kecamatan Pining banyak yang ambles, longsor dan jembatan putus.
"Jalan masih rusak parah. Paling mobil offroad atau mobil berkekuatan mesin 4x4 yang bisa lewat, itu pun harus waktu air sungai surut. Pasokan elpiji ke pangkalan di Pining masih lumpuh total. Paling ada satu dua tabung dibawa pulang yang di gantung pada ranjang durian oleh agen bersepeda motor," tutur Syukri, tokoh masyarakat Kecamatan Pining.
MENCARI KAYU BAKAR
Menghadapi bulan Ramadan yang tidak sampai sebulan lagi, kini para kaum perempuan di Kecamatan Pining, ramai-ramai mencari kayu bakar sisa banjir yang tersangkut sepanjang aliran sungai. Para kaum ibu itu umumnya membawa kapak untuk membelah kayu-kayu lapuk itu.
Lalu mereka mengambil ranting-ranting kecil ukuran tongkat atau sebesar tangan yang mudah dipikul dan diangkut jalan kaki. Setelah sampai di rumah atau di tempat pengungsian, kayu yang masih lembab itu dijemur agar mudah terbakar ketika memasak.
"Sekarang harus mengumpulkan dulu untuk stok saat bulan Ramadan. Saat berpuasa nanti sudah ada simpanan. Jadi tidak capek-capek lagi mencari kayu masak," tutur seorang ibu rumah tangga.
Pekerjaan unik dan menyedihkan para kaum ibu itu, sudah dua pekan terakhir ramai pergi ke pantai atau sepanjang sungai melintasi permukiman warga di 7 desa dari 9 desa dalam wilayah Pining. Bahkan target stok kayu bakar itu cukup sampai Idulfitri 1447 H.
"Belum jelas sampai kapan pasokan elpiji itu terpenuhi. Makanya harus mencari kayu bakar hingga mencukupi sampai lebaran," tambah perempuan tanah Gayo itu.
KEMBALI KE ZAMAN KUNO
Budayawan dari Universitas Syiah Kuala (USK) M Adli Abdullah, kepada Media Indonesia mengatakan, kehidupan warga pedalaman Aceh yang terdampak banjir tak ubah nya mundur ke zaman kuno. Ada beragam derita melilit mereka, di kala sedang sibuk klaim bahwa semuanya sudah terkendali dan baik-baik saja.
Misalnya tidak ada pasokan arus listrik PLN dan putus jaringan telpon dan krisis air bersih berbulan-bulan. Ditambah lagi kelangkaan bakar minyak, hilang mata pencaharian hingga harus bertahan hidup dikepung lumpur hingga lumpuh nadi perekonomian.
"Adakah kita sedang menyiksa mereka di pedalaman sana. Ataukah terabaikan karena nun jauh di ngarai lembah terhalang bukit-bukit. Bukankah penderitaan ini seperti menyiksa mereka seperti hidup di zaman purba," tuturnya.
"Padahal semuanya tidak perlu terjadi kalau bumi ini kaya. Apalagi di tengah zaman teknologi luar biasa," tambah dosen senior USK yang dikenal memahami kehidupan sosial masyarakat Serambi Mekkah itu. (E-2)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026 mendatang, ternyata menjadi polemik di masyarakat.
Bagi umat Muslim di Indonesia, libur awal puasa 2026 merupakan momen penting untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang dilaksanakan pun beragam, mulai dari buka bersama di pedalaman, pemberian hadiah Lebaran, pembangunan dan pemenuhan fasilitas masjid hingga pembangunan akses air bersih.
Menyambut bulan Ramadan tahun ini, Spoonful All Day Dining yang berlokasi di Rooms Inc d’Botanica Bandung menghadirkan promo spesial Waktu Indonesia Berbuka.
Pos Pantau Ramadhan juga untuk mengantisipasi tindak kejahatan atau kriminalitas yang terjadi seperti curanmor, pencurian rumah kosong (rumsong) dan aksi begal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved