Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi kesehatan masyarakat disebut masih aman dan terkendali.
Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal masyarakat sebagai super flu.
“Hingga sekarang belum terdeteksi kasus super flu di Batam. Memang sebelumnya sempat ada satu jemaah umrah yang baru pulang dari Timur Tengah dengan status suspek MERS, namun itu masih sebatas dugaan,” ujarnya, Jumat (16/1).
Ia menjelaskan, sampel dari jemaah tersebut telah dikirim ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Namun hingga kini, hasil uji laboratorium masih menunggu konfirmasi resmi.
“Untuk hasilnya belum keluar. Jadi kami tegaskan kembali, sampai hari ini belum ada kasus super flu di Batam,” tegasnya.
Meski belum ditemukan kasus, Dinkes Batam tetap melakukan pemantauan rutin terhadap penyakit menular sebagai langkah antisipasi. Pemantauan dilakukan melalui fasilitas kesehatan dan sistem surveilans yang sudah berjalan.
“Karena belum ada kasusnya, belum ada langkah khusus. Namun pengawasan tetap berjalan seperti biasa,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa influenza A (H3N2) bukan merupakan virus baru, melainkan virus flu yang sudah lama beredar dan mengalami perubahan varian.
“Super flu itu sudah lama ada. Ini hanya perubahan varian, seperti Covid-19 yang memiliki alfa, beta, delta, hingga omicron. Jadi tidak perlu terlalu khawatir,” ujar Menteri di Jakarta, Kamis malam (15/1).
Dia menambahkan, tingkat kematian akibat influenza A (H3N2) tergolong sangat rendah, terutama pada masyarakat dengan daya tahan tubuh yang baik. Sebagian besar penderita bahkan dapat sembuh tanpa perawatan khusus.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, kebersihan diri, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat atau berkepanjangan. (H-2)
Sebanyak 20 warga Batam harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan setelah terdeteksi memiliki kondisi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Pada 2024, Dinas Kesehatan mencatat cakupan imunisasi IPV 1 mencapai 84,8 persen dan IPV 2 mencapai 74,6 persen dari total target sebanyak 22.908 anak.
PrEP merupakan obat pencegahan HIV yang dikonsumsi sebelum seseorang terpapar virus. Sejak Januari hingga Mei 2025, tercatat 285 warga telah memulai pengobatan PrEP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved