Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Cuaca Ekstrem di Gunung Slamet, Evakuasi Jenazah Syafiq Ali Dilanjutkan Hari Ini

Akhmad Safuan
15/1/2026 12:21
Cuaca Ekstrem di Gunung Slamet, Evakuasi Jenazah Syafiq Ali Dilanjutkan Hari Ini
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

PROSES evakuasi jenazah pendaki Gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, akan dilanjutkan kembali hari ini setelah. Sebelumnya Syafiq telah ditemukan dunia di jalur punggungan Gunung Malang dekat area Batu Watu Langgar Rabu (14/1) usai proses pencarian selama 17 hari. Namun, evakuasi jenazah tidak bisa langsung dilakukan lantaran cuaca ekstrem dan medan tebing yang curam. 

Setelah membungkus jenazah pendaki yang masih bersekolah di SMA Negeri 5 Magelang tersebut dengan menggunakan kain hijau, tim gabungan terpaksa ke ditarik mundur ke pos Operation Support Comand (OSC). 

"Sejak pagi tim belum makan dan kondisi medan yang curam dan terjal serta cuaca hujan badai," kata anggota relawan Tim Wanadri Arie Afandi.

Proses evakuasi terhadap baru akan kembali dilakukan Kamis (15/1) ini, karena selain kondisi lokasi yang sulit tersebut, juga memerlukan persiapan matang yakni dibutuhkan tandu basket (basket stretcher) karena tim penemu jenazah hanya punya alat tali temali. "Jadi butuh tandu basket untuk menggotongnya," tambahnya.

Menurut rencana proses evakuasi akan dilakukan secara estafet, lanjut Arie Afandi, melalui jalur Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, baru kemudian dilanjutkan prosesi selanjutnya, sedangkan pelaksanaan itu sendiri menunggu kesiapan tim dan juga kondisi cuaca di Gunung Slamet sendiri. 

Sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan bersama rekannya Himawan mendaki Gunung Slamet melalui jalur pendakian Dipajaya, Pemalang pada Sabtu (27/12). 

Keduanya mendaftarkan aktivitas pendakian mereka di basecamp Gunung Slamet untuk pendakian tektok (pendakian cepat). Kedua pendaki itu, diestimasikan seharusnya turun mendaki dan sampai ke basecamp Minggu (28/12) siang. 

Hingga Minggu sore, kedua pendaki tersebut belum kembali ke basecamp. Selanjutnya, petugas basecamp Dipajaya pun melakukan pencarian. Himawan ditemukan di sekitar pos 9, di luar jalur pendakian keesokan harinya. (AS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik