Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang masih mengguyur sejumlah daerah di Jawa Barat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor. Banjir melanda Indramayu, sedangkan tanah longsor terjadi di Kabupaten Ciamis.
Di Kabupaten Indramayu, bencana banjir tersebut melanda Desa Sumbon, Kecamatan Kroya. Areal sekitar 10 hektare yang terdiri dari permukiman dan persawahan tergenang akibat luapan air. Di Kabupaten Ciamis, tanah longsor terjadi di Desa Bunter, Kecamatan Sukadana.
Adapun wilayah Kabupaten Majalengka mengalami dua bencana sekaligus yakni banjir dan tanah longsor. Di Majalengka, banjir melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing. “Sekitar 100 rumah terendam banjir. Saat ini sekitar 400 warga terdampak bencana ini,” ungkap Juru Bicara BPBD Jabar Hadi Rahmat, Rabu (7/1).
Sementara itu, tanah longsor di Kabupaten Majalengka melanda Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja.
Bencana lain berupa cuaca ekstrem terjadi di Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Sebanyak 14 rumah rusak akibat tiupan angin kencang. (SG/I-1)
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved