Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Gubernur Koster Traktir Babi Guling Anak Muda Bali Saat Hari Valentine Day versi Bali, Tumpek Krulut

Arnoldus Dhae
03/1/2026 13:47
Gubernur Koster Traktir Babi Guling Anak Muda Bali Saat Hari Valentine Day versi Bali, Tumpek Krulut
Tunjukan rasa kasih sayang, Gubernur Koster bagikan Kopi dan babi guling bagi masyarakat.(MI/Arnold)

ADA banyak cara dalam menunjukan rasa kasih sayang. Seperti yang ditunjukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Merayakan Hari Tumpek Klurut (Hari Tresna Asih) atau Hari Valentine Day versi Bali, Koster memilih mentraktir ribuan cup kopi di Jenar Coffee dan Tan Panama Coffee Shop Denpasar, Sabtu (3/1/2026).

Tak hanya kopi, Gubernur Koster juga mentraktir menu babi guling di Warung Men Wenci kawasan Sangeh, Kabupaten Badung. Langkah itu sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal,  sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Sejak pagi, lokasi babi guling ini dipadati pengunjung. Dua ekor babi guling ludes sekejap. 

Saat ditemui di Tan Panama Coffee Shop, Gubernur Koster tampak bercengkrama santai dengan para pengunjung yang didominasi anak-anak muda (yowana). Suasana berlangsung hangat dan akrab. Bahkan, Gubernur Koster sempat menjadi pusat obyek foto bersama. Gubernur dua periode ini melayani dengan tulus setiap permintaan selfie. 

Gubernur Koster mengatakan perayaan Tumpek Klurut dimaknai sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa tresna asih (kasih sayang). Di samping mempererat hubungan antar sesama, serta memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Bali. 

“Tumpek Klurut ini adalah hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali. Kita maknai dengan berbagi, membangun interaksi yang hangat, terutama dengan generasi muda, sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujar Gubernur Koster.

Koster menegaskan kegiatan ini dilakukannya secara niskala lan sekala. Secara niskala diawali dengan persembahyangan yang dipusatkan di Pura Candi Narmada, sementara secara sekala diwujudkan melalui interaksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak muda, di ruang-ruang publik seperti coffee shop.

Ditraktir Gubernur Koster

Antusiasme pengunjung cukup besar. Salah seorang pengunjung bernama Prama asal Denpasar, mengaku senang bisa berada langsung di lokasi dan merasakan suasana kebersamaan tersebut. 

“Kebetulan sekalian weekend, terus ditraktir sama Pak Gubernur. Senang sekali, awal tahun sudah ada momen seperti ini. Terima kasih banyak, senang sekali,” ujar Prama. 

Di sisi lain, Gubernur Koster mengatakan UMKM lokal Bali memiliki peran strategis dalam menjaga  budaya Bali sekaligus menjadi ruang kreativitas generasi muda. Karena itu, momentum Tumpek Klurut dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, lan rasa tresna asih di tengah masyarakat.

Perayaan Tumpek Klurut ini pun menjadi contoh bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Bali tetap relevan dan dapat dimaknai secara kontekstual dalam kehidupan masyarakat modern. Perayaan ini menurut Koster membangun jati diri, karakter, dan identitas krama Bali, yang merupakan warisan leluhur. "Ini penting untuk kita rawat dan perkuat bersama," tuturnya.

Tak sampai di sana, Koster juga menghadirkan hiburan pentas musik di Panggung terbuka Ksirarnawa, Art Center, Denpasar di hari yang sama untuk dinikmati bersama oleh masyarakat luas mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai. "Musiknya dikemas untuk menciptakan suasana tenang, damai, lan becik, agar masyarakat bisa menikmati kebersamaan dengan nyaman," pungkas Gubernur Koster. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya