Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Natal di Bandung: Muhammad Farhan Bicara Rumah Bersama, Dedi Mulyadi Ajak Cintai Alam

Naviandri
25/12/2025 13:59
Natal di Bandung: Muhammad Farhan Bicara Rumah Bersama, Dedi Mulyadi Ajak Cintai Alam
.(Diskominfo Kota Bandung)

Perayaan Natal di Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jalan Kebon Jati, Kota Bandung, Kamis (25/12), menjadi momentum refleksi mendalam mengenai makna keluarga dalam konteks kebangsaan. 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir di tengah jemaat, menekankan bahwa Natal nasional tahun ini yang mengusung tema "Allah Datang Menyelamatkan Keluarga" harus dimaknai sebagai upaya mempererat Indonesia sebagai rumah bersama.

Dalam sambutannya, Farhan menganalogikan Indonesia sebagai satu keluarga besar yang diikat oleh keberagaman. Ia menegaskan bahwa perbedaan keyakinan, pendapat, dan latar belakang merupakan sunatullah dalam sebuah keluarga yang justru menjadi kekuatan untuk membentuk bangsa yang besar. 

"Di Indonesia, perbedaan itu dibicarakan dan dirawat melalui dialog. Meski terkadang membutuhkan pengorbanan untuk mencapai titik temu, pengorbanan itulah yang menghasilkan buah persatuan yang luar biasa bagi bangsa ini," ujar Farhan.

Kehadiran Wali Kota Bandung disambut hangat oleh jemaat GKP Kebon Jati yang merasa dihargai atas perhatian pemerintah terhadap kebebasan beragama. 

Farhan juga mengingatkan kembali sejarah lahirnya dasar negara, di mana para pendiri bangsa sepakat mengesampingkan ego kelompok demi keutuhan NKRI. Semangat tersebut, menurutnya, harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat agar toleransi di Kota Bandung tetap terjaga.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membawa pesan Natal yang lebih luas dengan menyoroti isu lingkungan hidup. Dedi menegaskan bahwa nilai cinta kasih yang menjadi esensi Natal harus diimplementasikan secara nyata melalui kepedulian terhadap alam. 

Menurutnya, pesan kedamaian Natal sangat relevan dengan kondisi bumi saat ini yang membutuhkan perlindungan dari keserakahan manusia.

"Natal membawa pesan cinta kasih yang tidak terbatas pada sesama manusia, melainkan juga kepada alam. Hari ini alam kita sedang 'menangis'. Kita membutuhkan pohon yang tumbuh, sungai yang jernih, dan tata ruang yang dijaga. Pengelolaan ruang yang adil adalah tugas bersama agar perayaan keagamaan di masa depan tidak lagi dibayangi oleh ancaman bencana alam," tegas Dedi Mulyadi.

Selain isu ekologi, Gubernur Jabar secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja dedikatif melakukan sterilisasi dan pengamanan di seluruh gereja di Jawa Barat. Dedi menjamin bahwa negara hadir sepenuhnya untuk melindungi hak setiap warga negara dalam beribadah. 

"Silakan beribadah dengan nyaman. Aparat siap dan siaga untuk menjamin perayaan Natal berlangsung penuh damai, cinta kasih, dan harapan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat," pungkasnya. (AN/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya