Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan program pembangunan sumur bor di berbagai titik di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai langkah nyata pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Hingga Rabu (24/12), sebanyak 60 titik sumur bor telah berhasil dirampungkan dan mulai dimanfaatkan oleh warga, baik untuk keperluan fasilitas publik maupun kebutuhan domestik.
Penyebaran pembangunan sumur bor ini mencakup lokasi-lokasi strategis seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), sekolah, dan tempat ibadah.
Selain itu, Polri juga merespons permintaan langsung dari warga yang mendatangi posko bantuan di Kabupaten Aceh Tamiang untuk pembangunan di lahan pribadi yang dapat diakses oleh lingkungan sekitar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari instruksi langsung Kapolri dengan target ambisius mencapai 300 titik sumur bor guna menjamin kedaulatan air bersih di wilayah tersebut.
Salah satu fokus pengerjaan pada hari ini dilakukan di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan sumur bor di lingkungan rumah sakit dinilai sangat krusial untuk memastikan pasokan air bersih tetap stabil, sehingga pelayanan medis dan perawatan pasien dapat berjalan optimal tanpa kendala sanitasi.
Ketersediaan air bersih di fasilitas kesehatan menjadi faktor kunci dalam menjaga higienitas dan standar mutu pelayanan publik.
Kombes Zuhdi Batubara menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian Polri yang melampaui tugas-tugas konvensional di bidang keamanan.
Menurutnya, Polri harus hadir sebagai solusi atas persoalan vital yang dihadapi warga, termasuk krisis air bersih. "Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital, terutama di fasilitas pelayanan publik. Kami berkomitmen menyelesaikan target 300 titik ini agar manfaatnya dapat dirasakan seluas mungkin oleh masyarakat Aceh Tamiang," ujar Zuhdi.
Polri berharap melalui kontribusi infrastruktur ini, kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Aceh Tamiang dapat meningkat secara signifikan.
Dengan target yang terus dikejar pengerjaannya, Polri optimis pemenuhan air bersih akan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kesejahteraan daerah. Fasilitas yang telah terbangun diharapkan dapat dirawat bersama secara optimal agar memberikan dampak positif jangka panjang bagi pelayanan publik di Aceh Tamiang. (P-5)
Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
Selain penguatan sumber daya manusia, Polri juga mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat pembersihan sisa material bencana
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian doa, puji-pujian, serta penampilan seni dari anak-anak pengungsian.
Polri telah disiagakan untuk memberikan pengobatan langsung, mulai dari pemberian obat batuk, pilek, hingga vitamin penurun demam.
JKM adalah hak mutlak setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran kapal ini menjadi solusi taktis di tengah upaya pemerintah daerah memperbaiki jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved