Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Perbaikan Jalur Lamban, Warga Gayo Lues Tewas Jatuh Ke Jurang setelah Antar Bahan Pokok

Amiruddin Abdullah Reubee
24/12/2025 16:38
Perbaikan Jalur Lamban, Warga Gayo Lues Tewas Jatuh Ke Jurang setelah Antar Bahan Pokok
Jalur sulit yang harus ditempuh kawasan terkurung Kecamatan Pinding, Kabupaten Gayo Lues, Aceh(Amirudin Abdulla Rubee/MI)

SEORANG warga di Gayo Lues, Aceh, Ermayadi, 40, meninggal dunia karena jatuh ke jurang saat melewati jalan ambles di jalur Blang Kejeren-Pining, pada Selasa (23/12) usai mengantar bahan makanan pokok.

Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Rabu (24/12), Warga Kampung Jawa, Kecamatan Blang Kejeren, Ibukota Kabupaten Gayo Lues tersebut, saat itu pulang dari mengantar bahan makan pokok kepada sanak saudaranya yang terisolasi di Kecamatan Pinding, sekitar 40 km dari Blang Kejeren. 

Ermayadi, yang mengendara sepeda motor penuh barang pada Selasa kemarin menjenguk saudara-saudara sekeluarga serta membawa bahan pokok. Menuju ke lembah terkurung di tengah pengunungan harus membelah longsor dan melewati jalur amblas. 

Bahkan separuh jalan menuju pedalaman terpencil itu harus berjalan laki menyusuri hutan dan menembus lereng bukit. Sayangnya ketika pulang, sesuai di Desa Pepelah, saat melintasi turunan terjal korban terjun ke jurang yang di bawah nya jalan tergerus dan jembatan rusak

"Tidak di ketahui secara persis bagaimana terjadi. Karena ditengah perjalan julur pengunungan. Ketika rombongan lain dan pejalan kaki melintasi lokasi baru mengetahui kecelakaan tunggal itu. Saat warga hendak memberi pertolongan ternyata Ermayadi sudah tiada" tutur Masykur, tokoh masyarat Kecamatan Pinding. 

Karena itu, beberapa warga lain yang juga menerobos jalur ekstrem membantu mengevakuasi korban dari jurang hulu jembatan itu. Begitu mendapat laporan, Bupati Gayo Lues, Suhaidi langsung memerintahkan personel BPBD dan petugas medis untuk membawa pulang ke rumah duka. 

Ketika korban nekat pergi ke Kecamatan Pnding, sebelum kejadian, Bupati Suhaidi sempat bertemu di jalan berdialog dengan korban saat orang nomor satu di Gayo Lues itu turun memantau Kecamatan Pining. Bahkan Suhaidi sempat menanyakan dari mana dan hendak ke tempat siapa menembus medan sulit jalur Pinding-Blang Kejeren. 

Budayawan Aceh M Adli Abdullah, berharap pemerintah memberi perhatian serius terhadap kondisi keprihatinan warga setelah diterjang banjir akhir bulan lalu. Apalagi kawasan-kawasan pedalaman Aceh yang hingga sekarang masih terkurung tanpa akses jalur darat. 

Bukan hanya sekedar untuk memasok bahan bantuan, tapi lebih penting lagi menyelamatkan mereka dari ancaman korban jiwa. Lalu betapa banyak hasil bumi seperti buahan, biji, bijian dan produk panen lainnya yang tidak tersangkut ke pasar luar lokasi. 

"Haruskah ekonomi mereka kolap karena tidak bisa dipasarkan keluar. Padahal hasil mereka sudah berbulan-bulan bahkan ada yang sudah puluhan tahun bercocok tanam" tutur Dosen senior Universitas Syiah Kuala (USK) itu. (H-4)

TEKS PHOTO: Jalur sulit yang harus ditempuh kawasan terkurung Kecamatan Pinding, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik