Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kapolda Sumatra Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, meninjau langsung situasi terkini pascabencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah pada Selasa (23/12).
Kunjungan kerja ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan penanganan dan proses pemulihan berjalan secara cepat, terkoordinasi, serta menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat yang terdampak musibah alam di wilayah tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut dan Kapolres Tapanuli Tengah untuk melihat langsung kondisi infrastruktur serta pemukiman warga.
Kehadiran pimpinan tertinggi Polri di Sumatra Utara ini menjadi bentuk nyata komitmen institusi dalam memberikan dukungan moril kepada para korban, sekaligus memastikan bahwa kehadiran personel di lapangan mampu mengakselerasi proses normalisasi wilayah, khususnya bagi warga yang mengalami kerugian materiil.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa langkah Kapolda turun langsung ke lokasi bencana merupakan bagian dari strategi respons cepat Polri.
Menurutnya, koordinasi di lapangan sangat krusial agar seluruh personel dan unsur terkait dapat bekerja secara sinergis sesuai dengan rencana kontigensi yang telah ditetapkan.
"Kehadiran Kapolda bertujuan memastikan pemulihan kondisi masyarakat berlangsung efektif, sehingga dampak sosial dan ekonomi pascabencana dapat segera teratasi," ujar Erdi.
Selama berada di lokasi, Whisnu menekankan bahwa fokus utama penanganan saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan percepatan perbaikan sarana pendukung yang rusak.
Percepatan ini diharapkan dapat mendorong warga untuk segera kembali ke kediaman masing-masing dan menjalankan aktivitas secara normal dalam waktu singkat. Penanganan yang komprehensif dari hulu ke hilir menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas sosial pascabencana.
Polri, bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan seluruh unsur pemangku kepentingan lainnya, berkomitmen untuk terus siaga di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif.
Sinergi antara pelayanan publik dan pengamanan di wilayah terdampak menjadi kunci utama agar proses transisi dari masa darurat menuju pemulihan permanen dapat berjalan tanpa kendala berarti, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. (P-5)
Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
Selain penguatan sumber daya manusia, Polri juga mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat pembersihan sisa material bencana
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian doa, puji-pujian, serta penampilan seni dari anak-anak pengungsian.
Polri telah disiagakan untuk memberikan pengobatan langsung, mulai dari pemberian obat batuk, pilek, hingga vitamin penurun demam.
JKM adalah hak mutlak setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran kapal ini menjadi solusi taktis di tengah upaya pemerintah daerah memperbaiki jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved