Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK keluarga menyoroti Wali Nagari Yon Hendri yang tidak menyampaikan rasa duka terhadap kematian pensiunan guru berinisial LI, 61, di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Pihak keluarga mengaku belum ada kunjungan maupun dihubungi oleh Wali Nagari selaku pimpinan wilayah terhadap kasus kematian yang menyita perhatian warga tersebut.
"Wali Nagari sebagai pimpinan wilayah, apakah sudah berkunjung dan bertemu dengan keluarga duka dan menyampaikan rasa belasungkawa. Dari hari Jumat sampai saat ini, Wali Nagari tidak ada datang menghubungi saya dan bapak saya," kata pihak keluarga, ketika dihubungi, Minggu (21/12).
Sementara itu, Yon Hendri mengaku belum menemui pihak korban. Ia juga tidak mengucapkan berduka cita atas kejadian nahas yang menimpa korban. Yon mengaku saat ini ia tengah mengikuti agenda Peningkatan Kapasitas Wali Nagari se-Kecamatan Guguak.
"Kami belum menemui keluarga kembali. Maaf sedang peningkatan kapasitas," kata Yon.
Yon menjelaskan dirinya mengaku kenal dengan korban. Ia mengenal korban sebagai orang yang baik dan pandai bergaul. Yon juga mengaku tak pernah mendengar adanya masalah atau ancaman yang sedang menimpa korban.
"Kalau kepada wali nagari tidak pernah. Kepala Jorong juga tidak ada melaporkan tentang keluhan atau ancaman kepada almarhumah/keluarga dari pihak tertentu. Selama ini aman-aman saja," katanya.
Sebelumnya, LI ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, pada Jumat (19/12) pagi.
Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Syaiful Wahid, mengonfirmasi penemuan jasad tersebut. Berdasarkan kronologi awal, kejadian bermula sekitar pukul 04.20 WIB saat suami korban, YZ (62), pergi ke masjid untuk melaksanakan salat subuh. Korban saat itu tinggal sendirian di rumah dan berencana menyusul ke masjid.
"Sekitar pukul 05.20 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati sekring listrik dalam keadaan mati. Setelah menghidupkan listrik, saksi lain bernama Risnal yang datang untuk menjemput tas melihat korban sudah terbaring di halaman rumah dengan posisi memakai mukena ungu," ujar Syaiful ketika dihubungi, Sabtu (20/12).
Saat ditemukan, kondisi wajah korban sudah berlumuran darah dan tidak lagi bergerak. Saksi segera berteriak meminta pertolongan warga sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Guguak pada pukul 06.45 WIB.
Personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres 50 Kota segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mukena ungu, tisu berlumuran darah, satu buah anting emas, serta tas sandang berisi uang tunai dan obat-obatan milik korban.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal oleh Dokter Yobi dari Puskesmas Padang Kandis, ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Terdapat luka terbuka yang diduga akibat hantaman benda tajam pada bagian dahi, dagu, telinga, dan bibir. Selain itu, ditemukan luka memar pada dada serta tangan kiri dan kanan korban. (H-2)
Jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota masih menyelidiki kasus pembunuhan pensiunan guru berinisial LI, 61, di Nagari Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.
Kualitas penegakan hukum dalam kasus ini harus diuji melalui empat tolok ukur utama, yakni tuntas, menyeluruh, objektif, dan transparan.
Jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota masih menyelidiki kasus pembunuhan pensiunan guru berinisial LI, 61, di Nagari Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.
Pensiunan guru berinisial LI, 61, ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat pada Jumat (19/12).
Pihak keluarga mendesak jajaran kepolisian untuk bekerja lebih ekstra dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini.
Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Mulyadi meminta kepolisian mengusut tuntas kasus kematian pensiunan guru yang diduga menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved