Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), harga berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kota Tasikmalaya merangkak naik secara signifikan. Curah hujan tinggi yang mengganggu produksi petani ditambah pola distribusi baru akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditengarai menjadi pemicu utama kenaikan harga yang sulit dikendalikan.
Pantauan di Pasar Pancasila, Cikurubuk, dan Pasar Rel menunjukkan kenaikan paling tajam terjadi pada kelompok cabai dan protein hewani.
Salah seorang warga, Kokom (45), mengungkapkan keresahannya terhadap sistem pengadaan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah. Ia menilai pola pembelian langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke distributor besar memengaruhi ketersediaan barang di pasar tradisional.
"Sejak ada dapur SPPG yang langsung membeli ke distributor, kenaikan harga jadi kurang terkendali. Kami meminta pemerintah tegas mengatur aturan pembelian kebutuhan bagi dapur SPPG agar masyarakat umum tidak terus terdampak kenaikan harga yang membingungkan ini," ujar Kokom.
Di sisi produsen, pedagang di Pasar Cikurubuk, Sodik (44), menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai yang makin "pedas" disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi tidak hanya menyebabkan cabai mudah busuk, tetapi juga memicu banjir dan longsor di lahan pertanian.
"Petani banyak yang gagal panen. Pasokan sangat terbatas karena mereka tidak mau ambil risiko mengirim barang yang rentan busuk saat hujan deras. Akibatnya, harga cabai merah besar menyentuh Rp100 ribu per kilogram," kata Sodik.
Kondisi ini membuat daya beli masyarakat menurun drastis. Warga kini berharap pemerintah daerah segera melakukan operasi pasar atau intervensi distribusi agar harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil sebelum memasuki puncak perayaan pergantian tahun. (AD/P-5)
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Ada peningkatan kunjungan wisata di Bandung Barat sebesar 93.725 wisatawan
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
Besi muatan sebuah truk trailer bernomor polisi L 8524 UN terlepas, hingga menimpa dua kendaraan lainnya di Ruas Jalan Tol Batang-Semarang KM 354 arah Semarang.
Tingkat okupansi yang melampaui 100% tersebut dipengaruhi pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved