Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pelindo Multi Terminal Siagakan 10 Pelabuhan Strategis

Yoseph Pencawan
20/12/2025 15:50
Pelindo Multi Terminal Siagakan 10 Pelabuhan Strategis
.(MI/Yoseph)

Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) memastikan kesiapan penuh operasional di 10 pelabuhan utama untuk menghadapi arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran mobilitas penumpang serta distribusi logistik dengan mengedepankan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiagakan personel dan fasilitas ekstra untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang yang kerap terjadi di penghujung tahun.

SPMT telah melakukan audit kesiapan fasilitas dan kebersihan di seluruh terminal penumpang yang berada di bawah pengelolaannya. Ke-10 pelabuhan tersebut meliputi Tanjung Emas (Semarang), Gresik, Tanjung Wangi (Banyuwangi), dan Lembar (Lombok) di Jawa dan Bali. Sibolga, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjungpinang di Sumatra. Banjarmasin (Branch Trisakti), Bima, dan Parepare di Kalimantan dan Sulawesi. 

Fasilitas yang dipastikan siap operasional mencakup ruang tunggu, area laktasi, ruang medis, hingga akses ramah disabilitas. "Kami memastikan seluruh elemen operasional, mulai dari prosedur operasional (SOP) hingga fasilitas penunjang seperti APAR dan area pemeriksaan bea cukai, dalam kondisi prima," ujar Arif, Sabtu (20/12).

Guna memantau dinamika di lapangan, SPMT mendirikan Posko Angkutan Nataru Terpadu yang beroperasi 24 jam. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta instansi terkait.

Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem. Petugas disiagakan di titik-titik rawan kepadatan seperti area check-in dan boarding untuk mengatur arus kendaraan agar tidak mengganggu aktivitas bongkar muat kargo.

"Koordinasi intensif dengan KSOP sangat krusial, terutama untuk memantau potensi cuaca ekstrem di akhir tahun dan memastikan pengaturan arus kendaraan tetap sinkron dengan aktivitas logistik pelabuhan," jelas Arif.

Di tengah persiapan Nataru, Arif juga menyampaikan rasa prihatin atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Meski beberapa wilayah masih dalam masa pemulihan, SPMT berkomitmen tetap memberikan layanan optimal.

"Khususnya di Terminal Penumpang Sibolga yang masih dalam masa pemulihan pascabencana, kami tetap berupaya maksimal agar layanan bagi masyarakat tidak terganggu," tambahnya.

Melalui kesiapsiagaan ini, SPMT berharap pergerakan masyarakat serta rantai pasok logistik selama periode libur panjang ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (YP/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik