Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pelni Siapkan 639.635 Tiket Kapal untuk Nataru, Naik 16 Persen dari Tahun Lalu

Ihfa Firdausya
10/12/2025 16:29
Pelni Siapkan 639.635 Tiket Kapal untuk Nataru, Naik 16 Persen dari Tahun Lalu
Ilustrasi kapal angkutan penumpang natal dan tahun baru(Pelni)

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan 639.635 tiket kapal untuk periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Jumlah tersebut meningkat 16% dibandingkan tiket yang terjual pada periode Nataru tahun lalu sebesar 551.485 tiket.

Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani menyampaikan, kapal yang diroperasikan untuk melayani masyarakat pada Nataru kali ini sejumlah 55 kapal terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.

“Dari 55 kapal ini, pelabuhan yang kami singgahi ada 304 pelabuhan. Kemudian jumlah seat yang tersedia untuk satu kali keberangkatan jika ditotal dari 55 kapal ini sebanyak 56.069 seat,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12).

PT Pelni menetapkan periode angkutan Nataru tahun ini dari 11 Desember 2025 sampai 8 Januari 2026 atau H-14 sampai H+14. Tri juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang disiapkan Pelni dalam Nataru tahun ini. Pertama, seluruh kapal Pelni yang dioperasikan pada periode ini telah melaksanakan docking.

“Jadi tidak ada kapal kami yang docking selama masa pre-season ini. Kalaupun periodenya seharusnya jatuh di masa pre-season ini maka dockingnya sudah kami majukan terlebih dahulu,” ucap Tri.

Kedua terkait ramp check, ia mengatakan seluruh kapal Pelni yang akan dioperasikan harus mendapat persetujuan layak dan laik laut dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan.

“Kami menjamin bahwa semua terkait dengan keamanan sudah ada verifikator,” katanya.

Ketiga, Pelni juga berkoordinasi dengan Pertamina Patria Niaga dan BPH Migas terkait ketersediaan BBM. Tahun ini, imbuhnya, ketersediaan BBM untuk kapal-kapal Pelni kurang lebih 21.000 kiloliter. Adapun suplai BBM berada di 8 titik yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, Ambon, Kupang, Jayapura, dan Sorong.

“Hal strategi berikutnya yang kami lakukan adalah penyesuaian rute dan jadwal kapal. Kami melakukan routing terhadap beberapa kapal untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada ruas-ruas tertentu,” paparnya.

Menurutnya, penyesuaian rute dan jadwal kapal bertujuan untuk mengakomodasi ketibaan kapal di wilayah-wilayah tertentu. Pelni mengestimasi penambahan ruas angkutan Nataru 2025/2026 sebanyak 66 ruas dengan re-route 18 kapal penumpang PSO. 

“Proyeksi total penumpang untuk tahun ini sebesar 555.962 penumpang. Ini meningkat dibanding tahun lalu sebesar 0,81%. Proyeksi pada puncak arus mudik H-5 sebanyak 26.855 dan puncak arus balik di H+11 sebanyak 24.718,” tutupnya. (M-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik