Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Farhan Ajak Kajari Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kota Bandung yang Akuntabel

Naviandri
18/12/2025 18:02
Farhan Ajak Kajari Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kota Bandung yang Akuntabel
Pisah sambut Kajari Kota Bandung.(Diskominfo Kota Bandung)

Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung resmi berpindah. Abun Hasbulloh Syambas kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung menggantikan Irfan Wibowo.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut hangat kehadiran Abun sebagai bagian dari keluarga besar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menekankan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih di Kota Kembang.

“Selamat datang, Pak Abun. Sebagai anggota baru Forkopimda, kita akan terus bekerja sama, saling menguatkan, dan menjaga komitmen untuk pembangunan Bandung yang lebih baik,” ujar Farhan dalam acara pisah sambut di Kantor Kejari Kota Bandung, Kamis (18/12).

Farhan meyakini kapasitas Abun Hasbulloh Syambas dalam memimpin Kejari Bandung. Rekam jejak Abun yang sebelumnya pernah bertugas di Kota Bandung dinilai menjadi modal penting untuk memahami dinamika lokal dengan cepat.

“Kami percaya penuh pada Pak Abun. Pengalaman beliau sangat luar biasa dan ini menjadi modal krusial untuk memperkuat pengawasan serta kolaborasi antar-lembaga ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Farhan juga memberikan apresiasi mendalam kepada Irfan Wibowo atas dedikasinya selama 18 bulan menjabat. Menurut Farhan, Irfan telah memberikan kontribusi signifikan dalam memberikan masukan dan koreksi positif bagi jalannya roda pemerintahan.

Kajari Bandung yang baru, Abun Hasbulloh Syambas, menegaskan komitmennya untuk mengedepankan fungsi pendampingan dan sinergi dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia menyatakan bahwa Kejaksaan hadir sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pembenahan.

“Kehadiran saya di sini adalah untuk bersinergi. Tindakan hukum adalah langkah terakhir (ultimum remedium). Fokus utama kami adalah membangun dan membenahi Kota Bandung secara bersama-sama melalui koordinasi yang baik dengan seluruh unsur Forkopimda,” tegas Abun.

Acara pisah sambut tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pimpinan lintas instansi, mulai dari Ketua DPRD Kota Bandung, unsur TNI-Polri, Pengadilan Negeri, Lanud Husein Sastranegara, hingga jajaran OPD dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Kehadiran formasi lengkap Forkopimda ini menandai kuatnya dukungan kolektif terhadap transisi kepemimpinan di sektor yudikatif Kota Bandung. (AN/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya