Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANIMO masyarakat Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengikuti layanan cek kesehatan gratis (CKG) relatif tinggi. Layanan program tersebut dibuka bagi masyarakat di 15 puskesmas yang tersebar di 7 kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Ida Halimah, menyebutkan terdapat 111.225 orang warga Kota Sukabumi yang telah mendaftar mengikuti program CKG. Data tersebut tercatat hingga pekan lalu.
"Berdasarkan catatan, hingga 9 Desember 2025 ada 111.225 orang yang telah mendaftar. Alhamdulillah, jumlahnya relatif cukup tinggi," kata Ida, Rabu (17/12).
Dari jumlah pendaftar sebanyak itu, lanjut Ida, sekitar 92% sudah memanfaatkan layanan program tersebut. Diangkakan, jumlahnya mencapai lebih kurang 102.226 orang
"Peserta layanan CKG paling banyak merupakan para pelajar sekolah dasar dengan rentang usia 7-12 tahun," ucapnya.
Sementara masyarakat berusia rentang 40-59 tahun terdata sebanyak 21.410 orang. Hasil verifikasi pendataan, jumlah terbanyak masyarakat yang mendaftarkan diri pada layanan CKG berada di lingkup Puskesmas Gedongpanjang.
"Tingkat kehadiran pendaftar CKG di Puskesmas Gedongpanjang mencapai 49,31%," imbuh Ida.
Selain di puskesmas, Dinkes Kota Sukabumi juga membuka program layanan CKG di berbagai acara. Salah satunya pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional, belum lama ini.
"CKG merupakan program pemerintah pusat yang bisa diakses seluruh masyarakat. Sasarannya bayi baru lahir hingga lansia. CKG bisa diikuti dengan mendaftar melalui Aplikasi Satu Sehat Mobile yang tersedia di platform Android dan ios atau datang langsung ke puskesmas," pungkasnya. (H-1)
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana dan unsur Forkopimda setempat, memantau sekaligus mengawasi pergerakan pasokan dan harga di pasaran,
Kota Sukabumi meraih penghargaan sebagai salah satu kota terinovatif di Indonesia. Dari 93 kota, hanya 9 yang menerima penghargaan ini
Petugas BPBD masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak.
Kota Sukabumi siap mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung lebih merata dan terstruktur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved