Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pelindo Regional 4 Prediksi Angkut 470 Ribu Penumpang Nataru

Lina Herlina
16/12/2025 15:51
Pelindo Regional 4 Prediksi Angkut 470 Ribu Penumpang Nataru
.(MI/Lina Herlina)

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memproyeksikan pergerakan penumpang di lima pelabuhan utamanya akan mencapai lebih dari 470 ribu jiwa selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lima pelabuhan penyumbang trafik tertinggi adalah Ambon, Makassar, Parepare, Balikpapan, dan Manado.

Pelabuhan Ambon diprediksi menjadi penyumbang tertinggi dengan proyeksi mendekati 124 ribu penumpang.

Menghadapi lonjakan yang didorong oleh mobilitas masyarakat dan peningkatan frekuensi kapal ini, Pelindo Regional 4 menyatakan kesiapan penuh dengan mengaktifkan seluruh aspek operasional selama 24 jam.

"Kami telah menyiagakan seluruh aspek operasional 24 jam, mulai dari infrastruktur, fasilitas terminal, dermaga, hingga SDM. Tujuannya agar pelayanan tetap aman, nyaman, dan lancar," tegas Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, di Makassar.

Langkah antisipatif yang dilakukan meliputi optimalisasi alur penumpang (embarkasi-debarkasi), peningkatan kebersihan terminal, dan penguatan koordinasi lintas instansi seperti KSOP, operator kapal, dan aparat keamanan.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyebut peningkatan penumpang Nataru ini didorong oleh optimalisasi layanan dan penambahan frekuensi kapal.

Di sektor perkapalan, Pelabuhan Ternate (154 call) dan Manado (152 call) menjadi yang tersibuk dalam proyeksi kunjungan kapal, diikuti Ambon (116 call), Makassar (84 call), dan Parepare (79 call).

Selain arus penumpang, aktivitas bongkar muat arus barang juga diperkirakan menguat di pelabuhan utama seperti Makassar, Samarinda, dan Balikpapan. Peningkatan ini menegaskan peran strategis Pelindo Regional 4 dalam menjaga kelancaran rantai pasok dan distribusi logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) menjelang akhir tahun.

Yusida menekankan bahwa seluruh peralatan dipastikan prima, inspeksi rutin dilakukan, dan pengaturan jadwal sandar kapal diperketat untuk menghindari penumpukan.

"Lonjakan Nataru adalah momentum krusial untuk memastikan standar pelayanan minimum terpenuhi sekaligus menjaga kelancaran logistik sebagai tulang punggung perekonomian regional," pungkas Yusida. Pelindo Regional 4 optimistis dapat melayani dengan komitmen "Melayani dengan Sepenuh Hati" selama periode puncak ini. (LN/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya