Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Hujan Deras, Jembatan Penghubung Dua Desa di Sukabumi Ambruk

Benny Bastiandy
15/12/2025 15:14
Hujan Deras, Jembatan Penghubung Dua Desa di Sukabumi Ambruk
Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi dibantu elemen lainnya menangani pembersihan material tanah longsor yang menutup akses jalan di Kampung Lio Cilandak RT 05/01 Desa Sirnajaya Kecamatan Warungkiara.(MI/Benny)

Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Minggu (14/12) malam menyebabkan Jembatan Cikolomeran, akses vital penghubung Desa Hegarmanah dan Desa Bantarkalong di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk pada Senin (15/12).

Manajer Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan ambruknya jembatan tersebut dipicu terkikisnya penyangga akibat meluapnya arus deras aliran sungai.

"Ambruknya Jembatan Cikolomeran membuat akses penghubung antardesa tak bisa digunakan aktivitas masyarakat. Saat ini masyarakat harus melalui akses lain," kata Daeng, Senin (15/12).

Selain jembatan ambruk, tingginya curah hujan di Kecamatan Warungkiara juga memicu dampak bencana lain, termasuk tanah longsor yang menutup akses jalan di dua lokasi.

Desa Sirnajaya (Kampung Lio Cilandak) material longsor menutup akses jalan kabupaten sepanjang 25 meter, dengan ketinggian 2 meter dan lebar 8 meter.

Desa Bantarkalong (Kampung Cigadog), longsor menutup ruas jalan kabupaten di dekat Jembatan Leuwi Lalay, berdekatan dengan aliran Sungai Cimandiri.

Daeng menambahkan, juga terjadi jalan desa ambles sedalam 1 meter di Kampung Bojonghaur dan banjir bandang di Desa Mekarjaya yang merusak lahan pertanian sekitar dua hektare.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama instansi teknis telah melakukan asesmen awal dan penanganan darurat di lokasi bencana. Di Desa Sirnajaya, evakuasi material longsor sedang diupayakan.

"Untuk membersihkan materialnya dibutuhkan alat berat. Upaya penanganan perlu dilakukan cepat untuk mempercepat pembukaan jalan dan memastikan keselamatan masyarakat setempat," pungkas Daeng, menekankan pentingnya respons cepat untuk memulihkan akses yang terputus. (BB/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya