Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan nasional di Provinsi Riau guna mendukung kelancaran dan kenyamanan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Seluruh perbaikan ditargetkan tuntas sebelum 20 Desember 2025.
Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, menegaskan bahwa setelah tanggal 20 Desember, tidak akan ada lagi pengerjaan di badan jalan, kecuali terjadi kejadian insidentil.
“Kami saat ini sedang terus melakukan perbaikan pada ruas-ruas jalan nasional di Riau. Seluruh perbaikan ditargetkan tuntas sebelum 20 Desember,” ujarnya, Minggu (14/12).
Kondisi Jalan dan Jembatan
Yohanis mengungkapkan, total panjang ruas jalan nasional di Provinsi Riau adalah 1.258,90 kilometer (Km). Dari total panjang tersebut, kondisi jalan terbagi sebagai berikut, baik 545,51 Km (43,37%), sedang 623,55 Km (49,57%), rusak ringan 86,06 Km (6,84%), dan rusak berat 3,80 Km (0,22%)
Selain jalan, BPJN Riau juga mengelola 364 unit jembatan. Data kondisi jembatan menunjukkan 320 unit dalam kondisi rusak sedang, 11 unit rusak ringan, dan 33 unit rusak parah.
BPJN Riau juga telah memetakan sejumlah daerah yang rawan terjadi bencana untuk diwaspadai pengguna jalan selama Nataru. Rawan banjir di ruas Jalan Siak Sri Indrapura-Mengkapan Buton (Km 147) dan ruas jalan Simpang Lago-Sorek I (Km 73).
Adapun rawan longsor di Jalan Rantau Berangin-Batas Sumatra Barat, Jalan Duri-Kandis-Simpang Palas Siak II Pekanbaru, serta Jalan Teluk Kuantan-Batas Sumatra Barat. (RK/P-5)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved