Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kalsel Integrasikan Peternakan Sapi ke Lahan Tambang-Hutan

Denny Susanto
14/12/2025 09:22
Kalsel Integrasikan Peternakan Sapi ke Lahan Tambang-Hutan
.(MI/Denny Susanto)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengembangkan peternakan sapi dengan melibatkan sektor-sektor strategis seperti pertanian, kehutanan, dan pertambangan. Langkah ini dilakukan dalam rangka mempercepat swasembada pangan, khususnya produksi daging merah, serta mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Suparmi, mengungkapkan bahwa kebutuhan daging sapi akan semakin meningkat seiring dengan target swasembada dan implementasi program MBG.

"Kalsel terus berupaya melakukan percepatan swasembada pangan untuk sektor peternakan khususnya produksi daging merah yang masih kurang. Untuk produksi ayam dan telur, Kalsel sudah surplus," ungkap Suparmi, Minggu (14/12).

Kalsel yang menargetkan diri menjadi lumbung pangan di kawasan regional Kalimantan dan penyokong IKN Nusantara, kini mulai mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk ternak sapi.

Pemprov Kalsel kini mengembangkan peternakan sapi terintegrasi di lahan kawasan hutan, lahan tambang (sebagai bagian program CSR perusahaan), serta lahan perkebunan. Kalsel juga telah memiliki program unggulan Siskakuintip (Sapi Integrasi Kelapa Sawit) yang telah menjadi percontohan nasional.

Lebih lanjut, Suparmi menjelaskan adanya kerjasama pengembangan sapi di lahan milik PTPN yang melibatkan Danantara untuk investasi di sektor peternakan.

"Tahap awal ada 700 ekor sapi yang dikembangkan di lahan PTPN. Ini menggunakan skema investasi melalui Danantara," kata Suparmi.

Saat ini, kebutuhan daging sapi di Kalsel sebagian masih dipasok dari luar daerah seperti Jawa Timur, Sulawesi, dan NTB, sehingga program percepatan swasembada ini menjadi prioritas utama daerah. (DY/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik