Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Infrastruktur Sumbar Rusak Parah, Pusat Siapkan Anggaran Rp13 Triliun untuk Rekonstruksi

Yose Hendra
09/12/2025 18:38
Infrastruktur Sumbar Rusak Parah, Pusat Siapkan Anggaran Rp13 Triliun untuk Rekonstruksi
Jembatan rusat(MI/Yose Hendra)

Pemerintah Pusat menunjukkan komitmen penuh untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana hidrometeorologi. Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, meninjau langsung lokasi terdampak, Senin (8/12), dan mengumumkan usulan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi mencapai Rp13 triliun.

Peninjauan tersebut menyasar sejumlah titik kerusakan parah, dimulai dari ruas jalan Malalak (Kabupaten Agam) yang jembatannya putus, Kawasan Lembah Anai, hingga ruas jalan amblas di Nagari Sumpur (Kabupaten Tanah Datar).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh data kerusakan infrastruktur di Sumbar, meliputi jalan, jembatan, sekolah, rumah ibadah, irigasi, dan kantor pemerintahan, telah dihimpun dan menjadi prioritas penanganan Pemerintah Pusat.

"Total usulan awal yang sudah diajukan ke Presiden sekitar Rp13 triliun," jelas Dody.

Jembatan Malalak Diutamakan, Lembah Anai Diuji Coba

Di titik Malalak, Dody Hanggodo menawarkan dua opsi penanganan yang keputusannya diserahkan kepada pemerintah daerah: membangun jembatan permanen (membutuhkan waktu delapan bulan hingga satu tahun) atau membangun jembatan bailey sebagai penghubung sementara.

"Sesuai arahan Presiden, keselamatan dan kelancaran akses masyarakat harus diutamakan. Pemerintah daerah bisa menentukan opsi terbaik sesuai kebutuhan,” ujar Dody.

Sementara itu, untuk ruas jalan di Kawasan Lembah Anai, yang sebelumnya terputus, perbaikannya tengah dipercepat dan telah memasuki fase uji coba untuk kendaraan roda dua.

"Insyaallah, kalau tidak ada kendala, sekitar tanggal 15–16 Desember nanti jalan ini sudah bisa dilewati mobil," kata Dody, seraya mengingatkan risiko longsor dari tebing curam.

Sebagai langkah mitigasi, Kementerian PU telah berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) demi memaksimalkan percepatan perbaikan.

Wagub Minta Pemda Percepat Pendataan

Menanggapi besarnya dukungan dari pusat, Wagub Vasko Ruseimy menekankan pentingnya percepatan pendataan di tingkat kabupaten/kota agar tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dimulai.

“Pendataan harus disegerakan, jangan lama-lama. Kasihan masyarakat menunggu,” tegas Wagub Vasko, didampingi Anggota DPR RI Andre Rosiade dan jajaran Kementerian PU.

Vasko menyambut baik usulan pembiayaan Rp13 triliun tersebut dan berharap agar Presiden segera menyetujuinya. "Masyarakat butuh kepastian, dan kami ingin kerja-kerja pemulihan berjalan tanpa jeda,” tutupnya.(YH/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya