Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pesisir Kalsel Waspada Banjir Rob

Denny Susanto
09/12/2025 12:41
Pesisir Kalsel Waspada Banjir Rob
Foto udara aktivitas petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menambal tanggul laut Muara Baru yang bocor di kawasan Muara Baru, Jakarta, Jumat (5/12/2025).(Antara)

MASYARAKAT yang bermukim di kawasan pesisir Kalimantan Selatan diminta waspada ancaman banjir rob akibat pengaruh pasang air laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ketimggian pasang hingga 3 meter dan berpotensi terjadi rob.

Kondisi pasang laut bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee, serta kondisi tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Kalsel. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, mengatakan berdasarkan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, beberapa periode menunjukkan peningkatan signifikan ketinggian air laut di wilayah Muara Sungai Barito dan perairan Kotabaru.

Pasang maksimum di Muara Sungai Barito diperkirakan terjadi pada rentang tanggal 6-14 Desember 2025 serta 19-27 Desember 2025, dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 3,0 meter, khususnya pada malam hingga dini hari. Untuk wilayah pesisir Kotabaru, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 3-10 Desember 2025 dan 18-26 Desember 2025, dengan ketinggian pasang yang sama, yakni 2,5–3,0 meter, terutama pada sore hingga malam hari.

Selain faktor pasang surut, BMKG juga mencatat adanya kontribusi dari kondisi gelombang laut pada Desember. Secara klimatologis, gelombang signifikan di perairan Kalsel berkisar antara 0,4–2,6 meter dengan arah gelombang dominan dari barat daya hingga barat laut. “Kondisi ini dapat memperkuat potensi terjadinya banjir rob di kawasan pesisir, terutama saat puncak pasang,” jelas Ota.

Kepala Dinas Sosial Kalsel, Farhanie, Selasa (9/12) mengatakan pihaknya telah mengimbau pemerintah daerah, masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelabuhan dan aktivitas maritim lainnya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada tanggal-tanggal puncak pasang. "Masyarakat di kawasan pesisir kita minta waspada ancaman rob ini. Selain pengaruh pasang juga kondisi curah hujan yang tinggi," ujarnya.

Pantauan Media Indonesia, dalam sepekan terakhir sebagian besar wilayah Kota Banjarmasin dan Barito Kuala yang berdekatan sungai terendam dengan ketinggian genangan bervariasi hingga setengah meter. Tingginya curah hujan juga menyebabkan sungai meluap dan merendam areal permukiman warga.

Kondisi yang disebut warga sebagai calap ini membuat aktivitas warga terganggu. (Denny S/DY)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya